han awal, ARSITEK HEBAT INDONESIA TUTUP usia

Rumah - - SERAMBI -

Indonesia kehilangan salah satu arsitek hebat sepanjang masa, Han Hoo Tjhwan atau lebih dikenal dengan nama Han Awal. Ia meninggal pada tanggal 14 Mei di rumahnya, di Jalan Kemang IV No.89, Jakarta Selatan. Yori Antar, anak dari Han Awal yang juga berprofesi sebagai arsitek mengatakan bahwa ayahnya adalah seorang arsitek yang penuh dengan pengabdian dan dedikasi tanpa akhir, telah meninggal dunia dengan tenang di rumahnya.

“Saat ini, saya bersama ibu di rumah Kemang. Selamat Jalan Ayah tercinta. Begitu banyak utangutang kita kepada ayah, banyak teladan yang diberikan ayah kepada keluarga,” ucap Yori dalam pesan singkatnya kepada RUMAH.

Menilik perjalanan hidup sang legenda di dunia arsitek, ada banyak karya yang telah dibuat Han Awal, seperti pemugaran beberapa bangunan tua (Gedung Museum Arsip Nasional, Gereja Katedral, Gedung Arsip Nasional, Gedung Bank Indonesia Jakarta Kota, dan Gereja Immanuel) serta pembangunan kampus Universitas Katolik Atma Jaya di Semanggi dan Gedung Sekolah Pangudi Luhur di Kebayoran Baru. Han Awal juga terlibat dalam pembangunan Gedung Conefo pada tahun 1964—1972. Gedung ini kemudian dikenal dengan Gedung DPR-MPR, yang berlokasi di Senayan, Jakarta Selatan.

Kami, segenap keluarga dari Tabloid RUMAH, mengucapkan turut belasungkawa yang sedalamdalamnya. Semoga, arwah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.