Renovasi di Lahan Menyempit

Rumah - - KONSULTASI -

Pak Wijoyo dan Tabloid RUMAH, salam kenal saya ingin berkonsultasi seputar rencana renovasi rumah saya. Langsung saja, tapak lahan rumah saya adalah sebagai berikut. 1. Luas lahan 144m2. 2. Rumah menghadap timur. 3. Depan rumah sebagian jalan akses,

sebagian jalan kecil atau gang. 4. Seberang depan rumah adalah lahan parkir tetangga (rumah indekos). Dulunya merupakan jalan biasa, ukuran satu mobil. 5. Belakang rumah atau sisi barat adalah

gang kecil. Akses ke gardu PLN. 6. Lahan terletak di kompleks kejaksaan

Republik Indonesia (RI).

TTahun depan saya berencana merenovasi rumah. Apabila IMB memungkinkan, saya akan menambah 1—2 lantai ke atas. Namun, ada satu hal yang menjadi hambatan, lahan rumah saya menyempit ke belakang. Oleh sebab itu, mohon bantuannya untuk membuatkan desain rumah yang masih selaras dengan Feng Shui, estetika, dan kaidah-kaidah arsitektur—sirkulasi udara dan cahaya, dan lainnya.

Saya ingin separuh bagian rumah di lantai dasar dijadikan ruang kosong untuk area parkir atau sekadar ruang kumpulkumpul warga. Taman samping saat ini dapat dipindah ke lantai atas. Saya sedang mengupayakan agar lahan parkir tetangga di depan rumah dikembalikan menjadi akses jalan kompleks lagi. Pasalnya, di tahun 80-an akses jalan ini diakuisisi paksa oleh rumah sebelah dan digunakan sebagai lahan parkir. Di pemerintahan Ahok, sepertinya sangat memungkinkan untuk mengakuisisi balik.

Mohon bantuan Pak Wijoyo untuk pengembangan rumah saya sesuai kebutuhan tersebut. Terima kasih. Rudy Widjanarka Jakarta

Pak Rudy yang baik. Terima kasih atas kiriman pertanyaannya.

Data dan keterangan yang Anda berikan kepada kami lengkap sekali untuk dapat membuat analisa pengembangannya. Namun, untuk pengembangannya sendiri, Anda justru tidak mendeskripsikan program dan kebutuhan ruangnya. Misalnya, pengembangan ke atasnya membutuhkan ruangan apa saja, berapa ruang yang diperlukan, dan sebagainya. Oleh sebab itu, dalam memberikan usulan pengembangan, saya akan berikan pengembangan versi saya.

Di lantai 1 rumah Anda sebelumnya, ada satu ruang

Jtidur depan yang dindingnya maju hingga ke pagar depan. Secara hukum, hal ini sudah menyalahi peraturan tata ruang. Meskipun rumah Anda berada di jalan kecil atau gang, tetap saja dinding depan harus memilki ruang dengan pagar atau batas depan halaman. Lagipula secara kenyamanan, tentu akan sangat tidak nyaman bila dinding ruang tidur bersentuhan langsung dengan jalan atau ruang publik.

Karena Anda berencana menambah 1 atau bahkan 2 lantai ke atas, maka sebaiknya ruang terbuka atau halamannya dikembalikan ke fungsinya semula.

TAMBAH RUANG TIDUR

Lantai 1 saya sediakan carport untuk 1 mobil, karena dari denah yang Anda berikan, ada jalan lingkungan yang berada persis di

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.