MEMILIH AIR COOLER

Anda terpikirkan untuk membeli air cooler? Baca dulu ini.

Rumah - - HALAMAN DEPAN - TEKS WINDA DEWANTARY windadewantary@gmail.com

Perubahan iklim yang terjadi saat ini ternyata memengaruhi kondisi udara di sekitar kita. Salah satunya adalah udara terasa lebih panas dari biasanya. Pada kondisi panas puncak, misal tengah hari, beberapa orang merasa menggunakan kipas angin tidak mampu menghalau panas yang ada. Sementara, selalu menyalakan air conditioner (AC) juga bukan menjadi solusi terbaik. Penggunaan AC yang terlalu lama akan menambah konsumsi listrik di rumah. Artinya, pengeluaran untuk membayar listrik bulanan akan membengkak.

Menilik permasalahan tersebut, produsen home appliances mencoba untuk memberikan solusi. Yaitu, dengan membuat produk penyejuk ruangan yang mampu memberi rasa dingin di atas kipas angin, tetapi konsumsi listriknya tidak sebesar AC. Namanya adalah air cooler.

Kuncinya di air dingin

Secara prinsip kerja, air cooler ini mirip dengan kipas angin. Bedanya, kipas angin hanya bekerja dengan menghasilkan hembusan angin secara merata ke seluruh ruangan. Sementara, air cooler bekerja dengan mengombinasikan hembusan angin dengan media lain, berupa air dingin, air es, atau ice pack. Ini yang membuat air cooler lebih dingin dibanding kipas angin. Perangkat pendingin udara ini mampu memberikan kesejukan pada ruangan dengan menurunkan suhu sekitar 3—5oc

Darma Effendy, Product Planning Manager PT SHARP Electronics Indonesia, mengatakan bahwa air cooler bekerja untuk menyejukkan, bukan mendinginkan seperti layaknya AC. Jadi, ketika dinyalakan, air dari bak (tangki) akan disemprotkan bersamaan dengan hembusan angin yang berasal dari kipas yang terdapat di air cooler, sehingga udara yang dihasilkan akan terasa sejuk. Agar kesejukan semakin terasa, beberapa pengguna air cooler menambahkan es atau ice pack pada tangkinya. Hal ini yang membuat air cooler cocok dan cukup nyaman digunakan saat cuaca sedang panas.

aman, asalkan…

Air cooler tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Asalkan, peranti ini digunakan dalam jarak yang tepat, minimal 4m dari tubuh kita untuk air cooler tipe kecil. Selain itu, hembusan anginnya jangan langsung mengenai tubuh. Penting diketahui, air cooler menyejukkan ruangan dengan meningkatkan kelembapan dari tangki air dan ice pack. Artinya, ruangan tersebut akan menjadi lembap.

Dalam kondisi ini, jamur dan virus cenderung lebih aktif berkembang biak. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk menggunakan air cooler pada ruangan yang mempunyai sirkulasi udara baik, sehingga tingkat kelembapan ruang tidak menjadi tinggi.

Sebenarnya alat ini dapat diletakkan di semua ruangan. Namun, lebih disarankan untuk menempatkan alat ini di ruang yang terbuka atau semi terbuka, seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang makan, serta memiliki ventilasi udara yang baik.

Untuk menghindari jamur dan virus, sebaiknya gunakan air cooler yang dilengkapi dengan penyaring udara dan bakteri. Bahkan, beberapa filter dari air cooler ini dapat membunuh virus yang berbahaya, seperti flu. Jadi, jangan salah pilih dan menempatkan produk ini di lokasi yang tepat!

DOK. SHARP

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.