HALAU PANAS DARI ATAP

Atap merupakan perisai pertama rumah dari ancaman panasnya sinar matahari. Bila salah mendesain dan memilih materialnya, Anda bisa merasa seperti sauna di dalam rumah, karena terus dilanda panas.

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS GRACE ELDORA graceldora@gmail.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Menurut Natanael Tamto dari PT Citra Megah Telecomindo, produsen cat Reflecto, ada 3 sumber radiasi matahari yang diterima oleh atap sehingga dapat membuat panas ruangan. “Paparan dari sinar Ultra violet (UV), Infra red (Ir), dan visible light (VL) atau sinar terang yang membuat atap panas sehingga menjalar ke ruang di bawahnya,” ucapnya.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk merancang atap yang baik dan benar. Tujuannya untuk mencapai kenyamanan thermal, yakni suhu ruang yang tepat untuk tubuh manusia (20˚C—25˚C). Untuk mencapai itu, desain dan material atap yang baik menjadi kunci utamanya.

LEBIH ADEM DENGAN ATAP PERISAI

Saat mendesain atap, jangan terpaku pada sisi estetikanya saja. Desain yang tepat akan sangat membantu meminimalkan penyerapan panas oleh atap. Menurut Tri Harso Karyono, Head of Architecture Study Programme Universitas Tanri Abeng bentuk atap datar cenderung lebih cepat panas. “Akan lebih baik jika Anda menggunakan desain atap perisai agar rumah adem,” ucapnya.

Selain itu, Anda harus mendesain ventilasi udara di dinding antara atap dan plafonnya. Minimalnya, ventilasi di atap ini dirancang di 2 sisi yang berseberangan. Sirkulasi silang itu akan mengalirkan udara sehingga membuat ruang attic jadi lebih dingin.

GENTING KEPINGAN LEBIH UNGGUL

Material atap berpengaruh terhadap panas yang diterima oleh ruang yang ada di bawahnya. oleh karena itu, jangan sampai Anda memilih material yang salah. Menurut John Chang, General Manager Kanmuri, saat ini material genting kepingan masih lebih baik meredam panas dibanding genting lembaran. Ini dikarenakan secara ketebalan, genting kepingan jauh lebih tebal (0,7cm—1,2cm) dibanding genting lembaran (0,2cm—0,5cm).

Salah satu genting kepingan yang bisa Anda pilih untuk meredam panas adalah merek Kanmuri. Menariknya genting ini sudah terdapat teknologi seakan genting bisa “bernapas”. Genting ini tidak perlu menggunakan nok konvensional yang menggunakan plesteran, tetapi sudah menggunakan nok khusus. Di antara genting dan nok tersebut, terdapat saluran lubang udara yang membuat atap bisa bernapas.

“Dengan menggunakan genting ini, Anda dapat mengurangi suhu dalam ruangan hingga 1°C—2°C dibandingkan jenis genting lainnya,” ucap elisa Sinaga, Factory Manager Kanmuri. Selain itu, atap ini juga antibocor, tidak mudah retak, tidak mudah deformasi (melorot), dan tidak berkarat.

LOKASI RUMAH CONTOH PERUMAHAN TREVISTA BINTARO, TANGERANG

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.