KENALI DAN WASPADAI BAHAN KIMIA

Rumah - - RUMAH SEHAT -

Banyak ditemukan pada bahan pemoles furnitur dan wallpaper, juga pada penghapus cat kuku. Cara mengatasinya: Gunakan bahan pemoles furnitur yang berbahan air dan aseton bisa diganti dengan bahan alkohol. Deterjen untuk tekstil, cairan pencuci piring, dan cairan pembersih kaca mengandung bahan ini. Cara mengatasinya: Cara mengatasinya: Pilihlah cat dan lem bebas bahan kimia ini. Cara mengatasinya: Sebaiknya Anda memasang sistem filtrasi karbon pada hunian. Cara mengatasinya: Jika memungkinkan, sebaiknya Anda hindari pemakaian kapur barus, atau gunakan dalam jumlah kecil. Anda bisa menggantinya dengan tanaman-tanaman yang memiliki fungsi khusus seperti lavender yang tidak disenangi serangga.

Meskipun banyak bahan cat saat ini telah menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan, sebaiknya Anda lebih berhati-hati memilih bahan cat ataupun bahan kimia lain yang Anda pakai. Berikut ini bahan-bahan kimia yang sering ditemui di rumah, berikut cara mengatasinya. Ciri khasnya adalah aromanya yang menyengat. Pastikan untuk membuat sikulasi udara yang baik dalam ruangan, atau beri bukaan besar pada pintu dan jendela. Semakin baik sirkulasi udara, kepekatan bahan ini akan berkurang. Senyawa ini banyak terdapat pada cat, lem, karpet. Merupakan senyawa klorin yang tercampur pada air keran. Pengharum dan kapur barus mengandung bahan kimia ini.

Pilihlah bahan cat yang bebas VOC untuk mengurangi paparan senyawa kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.