MENENGOK KEMEGAHAN ARENA OLIMPIADE 2016 DI RIO DE JANEIRO

Terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2016 membuat Rio de Janeiro berbenah diri. Meski sempat dikritik, kini Rio siap menyambut kedatangan para tamu dunia. Seperti apa perubahan kota ini?

Rumah - - JALAN-JALAN - TEKS SELVIA MARTIANI selvia@gramedia-majalah.com

Euforia olimpiade musim panas 2016 sudah di depan mata. Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, sudah menanti perhelatan olahraga tingkat internasional ini sejak 4 tahun silam. Kali ini Rio de Janeiro, Brazil, terpilih sebagai tuan rumah. Berhasil menyingkirkan Madrid dengan perolehan angka 66-32, Rio de Janeiro mencetak sejarah baru di tanah Amerika latin.

Pasalnya, kota terbesar kedua di Brazil ini menjadi kota pertama di Amerika Selatan yang terpilih sebagai tuan rumah olimpiade KE-XXXI yang berlangsung 5-21 Agustus ini. Kota yang terkenal lewat keindahan pantainya ini sontak langsung menarik perhatian dunia. Segera setelah ditetapkan sebagai tuan rumah, Rio de Janeiro berbenah diri. Berbagai pembangunan dan perbaikan infrastruktur mulai dilakukan.

DESAIN EKOLOGIS DENGAN PEMANFAATAN RUANG PUBLIK

Konsep desain Rio 2016 digarap oleh AECOM, perusahaan desain dan konstruksi yang berhasil memenangkan tender masterplans di tahun 2011. AECOM banyak memanfaatkan area ruang publik untuk membangun beberapa arena pertandingan. Lokasi utama Olympic Park terletak di bekas trek Formula 1, tepatnya di Barra da Tijuca. Kawasannya berbentuk segitiga dan dihimpit oleh Samudera Atlantik. Hal ini memberi keunikan tersendiri pada desain masterplans di kawasan ini.

Seperti yang tertulis di www.rio2016.com, desain masterplans Rio 2016 mempertimbangkan keseimbangan antara ekologi lingkungan, desain kota, dan masyarakat yang tinggal di dalamnya. Ada empat kawasan yang ditetapkan sebagai lokasi utama dilangsungkannya pertandingan Olimpiade Rio 2016, yakni Barra, Deodoro, Maracana, dan pantai Copacabana. Keempat lokasi tersebut saat ini sudah dihiasi atribut-atribut menarik untuk menyemarakkan olimpiade tahun ini. Nah, RUMAH akan mengajak Anda untuk menjelajah keempat lokasi ini.

Foto-foto DOK. WWW.RIO2016.COM

Sebelum olimpiade Rio 2016 dimulai, artis mural asal Brazil, Eduardo Kobra, berusaha memecahkan rekor dunia untuk membuat mural terbesar di dunia yang dibuat oleh satu orang. Kehadiran mural memberi warna berbeda pada Rio 2016.

olimpiade Rio 2016 akan dilangsungkan di 4 kawasan utama, Barra, Deodoro, maracana, dan Copacabana.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.