TENTANG FARHAN

Rumah - - PROFIL -

Nama: Farhan Siki Tempat, Tahun Lahir: Lamongan, Jawa Timur, 17 Juli 1971 Pendidikan: 2000 Lulusan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Jawa Timur. 1992 Belajar Melukis di Student Fine Art Studio, Universitas Jember, Jawa Timur. Pameran Tunggal: 2016 “Trace”, La Sede di Banca Generali Private Banking, Piazza Sant’ Alessandro 4, Milan, Italy 2015 “Allegory”, Primae Noctis Gallery, Lugano, Switzerland 2013 “Iconology”, Primae Noctis Gallery, Lugano, Switzerland 2012 “I (Bang) You”, Asia One, Art Hong Kong 2012, HKCEC, Hong Kong 2011 “Implosion: Imperfect Signs”, Primo Marella Gallery, Milan, Italy 2010 “294cans/9999brands/@ll items!”, Emmitan CA Gallery, Surabaya, Indonesia 2008 “Breaking the Wall”, Koong Gallery Jakarta, Indonesia 2007 “Urban Ruptures”, Biasa Art Space, Bali, Indonesia 2003 “Animalscriba”,via Via Café, Yogyakarta, Indonesia 2002 “The Yellow Project” ,Gramedia-merdeka, Bandung, Indonesia 2001 “Mural for Yu Ring”, Public Gallery of Apotik Komik, Yogyakarta, Indonesia 2000 “Trash Story”, The Cans Comic Project, [aikon!] Jakarta, Indonesia

Pameran Pertama di italia

Tak henti-hentinya berkarya dan mengikuti berbagai gelaran seni di Jogjakarta, membuat karya Farhan melanglang buana, bahkan hingga ke benua Eropa.

“Waktu itu, Primo Marcella datang ke studio saya, lalu melihat beberapa karya saya. Setelah itu, ia menawarkan untuk memajang karya saya di Italia. Itu adalah pertama kalinya saya menggelar pameran di Italia,” ujar pria yang ahli melukis dengan cat semprot teknik stensil.

Farhan tak menyangka karyanya akan dipamerkan di galeri Primo Marcella Gallery, Italia. Itulah kali pertama karyanya menginjak benua Eropa. Sejak saat itu, pintu menuju benua lainnya terbuka lebar di hadapannya. Karyanya sudah menginjak beberapa negara di dunia, sebut saja Inggris, Amerika, China, Switzerland, Australia, dan baru-baru ini ia sukses menggelar pameran tunggal di gedung perbankan, Banca Generali Private Banking, di Milan, Italia, Agustus lalu. Baru pembukaan saja, karya Farhan sudah terjual 26 karya dari puluhan karya yang ditampilkan.

Harganya? Farhan mengaku ia tak terlalu mengetahui secara jelas berapa harga lukisannya. Namun, ia membeberkan untuk lukisan ukuran 150cm x 150cm, harganya bisa mencapai €7.000 atau sekitar Rp105 jutaan.

mencintai apa Yang dikerjakan

Kata bosan akan seni seolah tak pernah mampir dalam benak Farhan. Terbukti, saat menginap di hotel sekalipun, Farhan menyempatkan diri untuk berlatih dan membuat sebuah karya. Apa sih yang membuat Farhan tak kenal kata bosan?

“Cintai pekerjaanmu. Itu saja. Karena kalau kita menyukai apa yang kita kerjakan maka kita akan tulus mengerjakannya. Tidak capek, justru ingin terus melakukannya,” ujar pria yang bercita-cita menjadi seorang Antropolog ini menutup cerita.

farhan Siki diminta untuk menggelar pameran tunggal di allegory at Primae noctis gallery, lugano, Switzerland, pada 2015 silam.

Proyek mural farhan di Pin gallery, art district 798 Beijing, china, 2012.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.