PERLUAS DAPUR UNTUK SANG SUAMI

Tak sekadar mempercantik tampilan hunian, apartemen ini sengaja dirancang ulang demi memenuhi semua kebutuhan dan hobi sang pemilik rumah.

Rumah - - RUMAH KITA - TEKS SELVIA MARTIANI selvia@gramedia-majalah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Usai melangsungkan pernikahan, pasangan muda, Jefta (32) dan Lea (31), langsung memoles apartemen mereka di bilangan Kelapa Gading yang belum tersentuh tangan semenjak dibeli. Setelah dilakukan pengecekan, rupanya apartemen ini memiliki banyak masalah struktural yang cukup parah, seperti dinding bocor, ukuran pintu yang tidak standar, dan sebagainya.

Mereka pun menuntut pihak pengembang untuk memperbaiki. Proses perbaikan memakan waktu selama 2 bulan. Setelah semuanya selesai diperbaiki, pasangan ini pun langsung mencari ahli interior untuk mendandani hunian mereka.

Jejaring dunia maya menghubungkan mereka dengan Ajie Nugroho, desain interior dari Vendor Desain Interior. Hanya butuh waktu 1 bulan bagi Ajie untuk menerjemahkan keinginan sang pemilik rumah. Kerja sama dan komunikasi yang baik, memudahkannya dalam pengerjaan renovasi.

Dapur Dibikin Lega

Unit apartemen 1 kamar tidur ini memiliki ukuran yang serbaterbatas. Dapurnya hanya seluas 2,5m dengan model I. Sementara itu, ruang keluarganya hanya bisa diisi oleh sofa dengan 2 atau 3 seater. Lebih dari itu, ruangan akan terasa penuh dan sumpek. Inilah yang membuat pemilik rumah tak ingin neko-neko dalam mendesain. Mereka hanya ingin menerapkan konsep semi-klasik dengan dominasi warna putih.

“Warna putih bisa membuat ruang apartemen ini lebih lapang dan tidak terkesan gelap. Sehingga, diliatnya pun enak dan ringan. Lagi pula, putih warna gampang dipadu-padankan dengan warna lain,” ujar Lea.

Dalam hal posisi ruang, Ajie hanya mengubah sebagian area agar kebutuhan pemilik rumah terpenuhi. Perubahan nampak

jelas terlihat di area dapur. Dari model hingga ukuran, Ajie mengubahnya menjadi lebih luas dan fungsional. Hobi memasak sang suami, membuat Ajie merancang dapur yang lebih luas dan trendi, dengan sentuhan semiklasik di dalamnya.

Area yang awalnya disediakan untuk ruang makan ia hilangkan, diganti menjadi ruang penyimpanan. Sementara itu, dapurnya mengalami perluasan dan perubahan bentuk, dari yang I menjadi U, dan dari yang berukuran 2,5m menjadi 3m.

“Dengan bentuk ini, pemilik rumah bisa menyiapkan makanan sekaligus menyantapnya. Dapur jadi multifungsi, kan?” ujar Ajie.

Hunting Pernik Bersama

Nuansa interior semiklasik juga nampak kental terasa di ruang keluarga dan

foyer. Keinginan pemilik yang menginginkan tampilan klasik yang ringan membuat Ajie menghilangkan profil yang terlalu berat. Aksen klasik hanya dihadirkan pada elemen partisi yang berhiaskan ukiran klasik sederhana.

Karakter klasik di hunian ini semakin diperkental dengan kehadiran furnitur yang mengisi rumah. Untuk furnitur built-in, pasangan ini menyerahkan sepenuhnya pada sang desainer, sedangkan furnitur seperti sofa dan puff, merupakan hasil perburuan Lea dan suami.

Ya, kekompakan pasangan ini tak hanya terlihat dari pemilihan desain dan warna, tetapi juga dalam hal pemilihan aksesori pengisi ruang. Kesukaan Lea pada motif floral beradu apik dengan nuansa putih yang ingin dihadirkan sang suami. Mereka mengaku, berburu furnitur menjadi salah satu ritual mereka di kala senggang. Bahkan, mereka tak sungkan berburu furnitur hingga ke beberapa mal dan toko furnitur.

“Kita bahkan pernah hunting hingga ke salah satu mal di Jakarta Barat. Selain cantik dan terkesan mewah, furnitur ini juga dibeli dengan harga murah. Banyak juga yang merupakan barang diskonan, hehe...” ujar Lea diselingi tawa.

Selalu konsisten dengan konsep yang diusung dan berkonsultasi dengan sang desainer menjadi salah satu rahasia kecil pasangan ini untuk mendapatkan suasana hunian yang diinginkan.

awalnya area ini disediakan sebagai ruang makan. ajie mengubahnya menjadi ruang penyimpanan serbaguna, agar barang-barang dapat tersimpan rapi.

area dapur menjadi salah ruang favorit Jefta, karena di ruangan ini ia dapat memanjakan sang istri dengan kudapan lezat yang ia buat.

Dinding ruang keluarga ini menggunakan material kaca. Fungsinya untuk membuat ruang ini terkesan lebih besar.

Semburat merah pada karpet berhasil memberi nyawa pada interior dominasi putih ini.

Sentuhan klasik sederhana yang ingi ditampilkan hunian ini tercermin pada ukiran partisi yang menghubungkan foyer dengan ruang keluarga.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.