BERWAJAH KACA, BERHIASKAN TANAMAN

Material kaca selalu berhasil membuat ruang terlihat lebih lapang dan terang. Namun, untuk membuatnya tampil lebih memesona, cobalah padukan dengan warna putih. Seperti yang diterapkan di toko bunga ini.

Rumah - - INTERIOR - TEKS SELVIA MARTIANI selvia@gramedia-majalah.com FOTO YANNIS RUDOLF PRATASIK

Bila Anda sedang berada di kawasan Cipete, tepatnya di Jl. Haji Junaedi No. 2, Anda akan melihat sebuah bangunan dengan arsitektur indah yang didominasi material kaca. Dulu, bangunan ini adalah sebuah toko bunga, Laksmi Florist namanya. Namun, lama tak diberi sentuhan desain, pemiliknya pun berencana membangun merek baru dan merenovasi bagian interiornya agar tampil lebih masa kini. Ia kemudian menggandeng Kitty Manu sebagai partner sekaligus dekorator.

Pilihan Laksmi rupanya tepat. Kitty Manu tak hanya sukses memberikan nyawa baru pada interior Laksmi Florist tetapi juga berhasil membuat merek baru dengan nama Lot Of Flowers (LOF) yang menjadi viral dalam sekejap. Nama LOF pun banyak disebutsebut, bahkan sebelum hari pembukaan digelar.

“Pemilik floris memang ingin mengubah tampilan interior sekaligus mengubah nama merek. Alhasil, kami memilih nama Lot of Flowers (LOF) dan menerapkan konsep putih pada interiornya,” ujar Kitty Manu memulai cerita.

WARNA DARI TANAMAN

Konsep bangunan yang didominasi material kaca, membuat Kitty, sapaan karibnya, tak banyak bermain warna. Bahkan, sedari awal, ia sudah memutuskan untuk menyandingkan material kaca dengan si putih. Ia mengaku interior putih akan membuat cahaya menjadi lebih anggun dan cantik.

Selain itu, konsep LOF yang merupakan sebuah toko bunga membuat Kitty akan banyak bermain dengan berbagai tanaman dan bunga warna-warni. Oleh sebab itu, putih dianggap warna yang tepat karena ia berperan sebagai kanvas bagi warna-warni bunga. Benar saja, ketika nuansa hijau dari tanaman menyerbu, interior putih pun tak lagi terkesan dingin dan kaku, melainkan lebih hidup dan berwarna.

Namun, kelebihan material kaca ini justru menjadi kelemahannya. Pasalnya, cahaya tersebut membuat hunian menjadi panas. Untuk mengurangi rambatan sinar matahari, Kitty menggunakan tanaman rambat Lee Kwan Yew di bagian fasad bangunan. Tak hanya menghalau cahaya, tanaman ini juga berhasil membawa “tarian” bayangan ke dalam ruang.

Agar terkesan masa kini, Kitty menggunakan furnitur putih yang dipadukan dengan material kayu. Furnitur ini terbuat dari material besi yang dicat putih.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.