FUN INDUSTRIAL STYLETEKS

Gaya industrial yang fun and playful. Begitu sang perancang menyebut gaya yang mereka terapkan di restoran rancangan mereka. Paduan gaya industrial yang “garang” dan warna-warna pop yang ceria.

Rumah - - INTERIOR - RAHMA YULIANTI rahma@gramedia-majalah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Gaya industrial. Sesuai namanya, gaya yang popular beberapa tahun terakhir dan banyak digunakan di kafe ini adalah gaya yang mengambil inspirasi dari gudang atau pabrik. Ciri khasnya adalah penggunaan material-material ekspos seperti semen, logam, dan bata, layaknya interior sebuah pabrik. Pengeksposan ini juga dilakukan pada utilitasnya—pipa atau ducting— sehingga kerap kali bangunan yang mengusung gaya industrial membiarkan langit-langitnya terbuka lebar, tak tertutup plafon.

Gaya industrial juga diterapkan pada salah satu restoran di bilangan Cipete ini. Namun, bukan industrial murni yang ada di sini. Tim perancang, Sandelightwood, menyelipkan sentuhan “fun dan playful” ke dalam gaya industrial yang diusungnya.

BERMAIN WARNA DAN GRAFIS

Salah satu alasan mengapa sang desainer tidak menggunakan gaya industrial murni adalah keinginan untuk membuat kafe ini terlihat lebih hangat dan mengundang. “Gaya industrial yang plek-plekan (murni, red.) terkadang bikin orang jiper masuk ke dalamnya,” tutur Sandriana, salah satu desainer dari Sandelightwood.

Unsur “fun dan playful” ini mereka terapkan lewat permainan warna dan grafis. Pada kursi misalnya, besi yang jadi bahan struktur kursi dicat dengan warnawarna ceria. Tak tampak kursi yang berwarna kusam—warna abu-abu besi—di sana.

Hal lain yang diterapkan untuk memberikan unsur playful di sana adalah grafis-grafis yang ada di seantero restoran ini. Mulai dari mural besar di dinding hingga potret para pesohor yang dilukis sendiri oleh Adit, desainer dari Sandelightwood.

Unsur grafis lain yang cukup menonjol di sini adalah marka jalan yang ada di lantai. Marka jalan—berupa garis zebra cross dan panah penunjuk—terinspirasi dari restoran ini yang dulunya berupa food truck. Selain itu menurut sang desainer, dengan marka ini, orang diajak untuk lebih bersenang-senang dan bermain di restoran ini.

DUA KONSEP JADI SATU

Yang menarik dari tempat ini adalah adanya dua jenis restoran dalam satu bangunan. Restoran yang satu adalah restoran yang menyajikan menu makanan “berat” , sementara restoran yang satu menyajikan makanan yang

Kontainer berwarna kuning di belakang deretan kursi sebenarnya adalah ide cerdas sang desainer untuk menutupi saluran gas yang kurang sedap dipandang.

Bagian depan restoran dirancang agar mirip dengan halaman depan rumah, tempat asyik untuk duduk-duduk. Itu sebabnya, di lantainya diberi rumput sintetis.

Dinding semen ekspos khas gaya industrial digunakan di sini. Namun dengan sentuhan fun berupa mural di dinding.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.