IDE DAPUR TERBUKA

BERBIAYA MURAH

Rumah - - HALAMAN DEPAN - TEKS SELVIA MARTIANI selvia@gramedia-majalah.com

Anda mungkin pernah melihat desain dapur yang hanya dilengkapi dengan rak atau kabinet tanpa pintu. Ya, tren dapur “terbuka” atau dapur dengan kabinet tanpa pintu tengah menjamur di dunia interior masa kini. Kehadiran katalog inspirasi online, seperti Pinterest dan media sosial Instagram, membuat desain dapur ini menjadi semakin viral.

Wilopo Rusmaraji, desainer interior spesialis dapur dari Jendela Putih Studio menuturkan selain media sosial, kemunculan tren ini dipengaruhi oleh faktor kepraktisan. Kebanyakan keluarga muda yang saat ini sudah memiliki rumah sendiri lebih menyukai hal-hal yang praktis dan simpel. Terlebih, ukuran hunian yang semakin menciut, membuat mereka tidak ingin menyimpan barang terlalu banyak.

“Berbeda dengan generasi orang tua yang umumnya suka menyimpan atau mengkoleksi barang-barang atau perlengkapan dapur, para generasi yang lebih muda ini cenderung tidak ingin menyimpan barang terlalu banyak. Cukup yang dibutuhkan saja, sehingga tidak perlu ruang penyimpanan yang terlalu banyak,” ujar Wilopo menguraikan.

Desainnya yang hanya berupa rak-rak tanpa pintu membuat dapur ini lebih terkesan lapang dan ringan. Salah satu yang menerapkan desain dapur ini adalah pasangan artis Ringgo Agus Rahman dan Sabai Dieter, di kediaman mereka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

LEBIH EKONOMIS

Selain lebih simpel dan praktis, hal yang melatarbelangi kemunculan tren ini adalah faktor biaya. Ya, boleh dikatakan konsep dapur dengan rak tanpa pintu membuat biaya membuat dapur jadi lebih murah. Wilopo menuturkan membuat dapur tertutup umumnya menguras biaya.

Dengan menghilangkan kabinet atas dan menggantikannya dengan rak-rak terbuka, misalnya ambalan, otomatis biaya bisa ditekan cukup signifikan. Namun, perbedaannya tidak bisa dibandingkan secara langsung, karena satuan hitungannya berbeda. Untuk dapur dengan kabinet tertutup dihitung dengan satuan meter lari atau meter persegi, sedangkan untuk dapur terbuka yang hanya menggunakan ambalan atau rak gantung menggunakan satuan unit, tergantung item/rak yang digunakan.

MENDESAIN DAPUR TERBUKA

Meski tak dilengkapi pintu, bukan berarti kabinet rak terbuka akan menghilangkan fungsi kabinet tertutup. Wilopo menuturkan, fungsi kabinet dapur terbuka sama halnya dengan kabinet tertutup. Perbedaannya hanya pada konsep, dengan pintu dan tanpa pintu.

“Jadi, barang yang disimpan di dapur tertutup tidak akan terlihat, sementara dapur dengan kabinet terbuka akan memperlihatkan

barang yang kita simpan,” Wilopo menjelaskan.

Lalu, apakah mendesain dapur terbuka sama halnya dengan mendesain dapur tertutup? Mendesain dapur terbuka sama halnya mendesain dapur terbuka. Karena mendesain ruang penyimpanan, hanya bentuknya saja yang berbeda. Umumnya, yang bisa dibuat terbuka hanya bagian kabinet atas, sementara kabinet bawah tetap dirancang tertutup.

Ia menambahkan, sebelum mendesain sebaiknya buat perincian terlebih dahulu, seberapa banyak barang yang ingin diletakkan di dapur tersebut. Setelah itu, pikirkan apakah tidak masalah bila barang-barang tersebut diperlihatkan? Jika Anda tidak ingin mempertontonkan barang-barang tersebut, sebaiknya Anda menggunakan dapur dengan kabinet tertutup.

DOK. IKEA INDONESIA

JOU ENDHY PESUARISSA LOKASI RUMAH CONTOH CLOVER HILL, JOGLO, JAKARTA BARAT

Dapur dengan ambalan biasanya diterapkan pada konsep dapur yang ingin menunjukkan koleksi pribadi. FOTO

FOTO TEDDY YUNANTHA LOKASI KEDIAMAN RINGGO AGUS RAHMAN— SABAI DEITER, CIGANJUR, JAKARTA SELATAN Desainer SIR DANDY HARRINGTON

Ringgo Agus Rachman, pemain film Jomblo, juga menerapkan konsep dapur rak terbuka. Faktor kepraktisan menjadi salah satu alasannya dalam menerapkan desain ini.

JOU ENDHY PESUARISSA LOKASI KEDIAMAN KEL. PRADHYTA PARERA, APARTEMEN RASUNA, JAKARTA SELATAN MONOKROM DESIGN INTERIOR

Agar tampilan rak terbuka jadi lebih trendi, Anda bisa memainkan material pengisinya. Misalnya, menjadikan pipa-pipa besi sebagai rangka ambalan atau memainkan material backsplash- nya. FOTO Desainer

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.