Lokasi favorit pencari apartemen

Rumah - - PROPERTI -

Keterbatasan lahan di perkotaan dan waktu tempuh yang lama karena kemacetan, membuat kaum urban memilih apartemen sebagai hunian. Properti jenis ini menawarkan fasilitas yang sangat lengkap, sehingga penghuni tidak perlu khawatir untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Di masa depan, kota Jakarta mungkin akan seperti kota Singapura yang dipenuhi dengan pencakar langit. Menurut Council on Tall Building and Urban Habitat, Jakarta adalah kota yang paling banyak memiliki gedung setinggi 200 meter atau lebih pada 2015 dengan jumlah 7 gedung.

Selain itu, “Konsep smart living akan menjadi pilihan yang menarik bagi para pencari properti di dekat pusat bisnis,” kata Hendra Hartono, CEO Leads Property. Para developer pun akan menawarkan berbagai fasilitas penting, termasuk koneksi internet berkecepatan tinggi.

“Namun secara umum, pertimbangan konsumen dalam memilih properti di tahun depan tidak berubah. Mereka akan melihat harga dan value for money, lokasi, PROFIL DEVELOPER, TINGKAT KEMACETAN, AKSES menuju transportasi publik dan fasilitas pendidikan dan bisnis,” kata Hendra.

Sayangnya, mewujudkan rumah yang menyenangkan, dekat dengan berbagai fasilitas dan sesuai kebutuhan seluruh keluarga tidak mudah. “Konsumen properti di Indonesia membutuhkan waktu sekitar 9 bulan sejak memutuskan niat membeli rumah sampai melakukan transaksi,” ujar Wasudewan, Country Manager Rumah.com.

Yang sering terjadi, para konsumen tidak melakukan riset yang lengkap sehingga terpaksa berhadapan dengan kejutan yang tidak diinginkan, seperti pengembang nakal, lingkungan yang tidak sesuai harapan, infrastruktur hingga fasilitas yang buruk.

Untuk membantu para pencari rumah agar dapat mengambil keputusan secara meyakinkan, Anda dapat mengakses review properti (www.rumah.com/review) yang menyajikan ulasan properti dari para ahli yang obyektif, mendalam dan profesional, serta terlengkap di Indonesia.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.