MENDANDANI APARTEMEN SEWA

Salah satu cara agar apartemen sewa disukai pembeli adalah dengan mencoba memahami kebutuhan calon penyewa.

Rumah - - RUMAH KITA - TEKS RAHMA YULIANTI rahma@gramedia-majalah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Agar cepat laku, apartemen sewa hendaknya didandani dengan mengakomodasi kebiasaan calon penyewa. Itu yang coba dilakukan Ajie Nugroho, desainer produk lulusan Universitas Noukaidai, Jepang, pada apartemen miliknya yang terletak di bilangan Cikarang. Lokasi apartemen yang berada tak jauh dari kawasan industri ini membuatnya jadi incaran para ekstpatriat, khususnya mereka yang berasal dari Jepang.

Karena kebanyakan calon penyewanya berasal dari negeri Sakura itulah, Ajie mencoba memahami kebiasaan dan kesukaan mereka, lalu menerapkan dalam rancangan apartemen miliknya. Kebetulan ia pernah bersekolah di Jepang, sehingga sedikit banyak tahu mengenai kebiasaan-kebiasaan tersebut.

Apa saja yang dilakukan Ajie?

Membuat Dapur yang Luas

Hal pertama yang dibuat Ajie untuk mengakomodasi kebutuhan calon penyewanya adalah dengan membuat dapur yang cukup luas untuk ukuran apartemen. Menurut Ajie, orang Jepang adalah orang yang gemar bersosialisasi dengan teman, berkumpul sambil minumminum di rumah mereka. Karena itu, Ajie membuat dapur besar yang dilengkapi dengan island. Dapur beserta island- nya ini langsung terhubung dengan ruang keluarga yang terbuka.

“Dapur dan ruang keluarga sengaja dibuat terbuka tanpa sekat. Selain agar terlihat lebih lega, saat mereka berkumpul dengan teman, sebagian bisa duduk di island juga,” tukas Ajie.

Selain luas, dapur ini tergolong komplit. Ada oven serta mesin cuci

front loading di sana. “Ekspatriat kan biasanya maunya hunian yang tinggal masuk, jadi kami sudah menyiapkan apa yang mereka butuhkan,” ucap Ajie.

Yang dibutuhkan di sini termasuk banyaknya stop kontak di dinding backsplash karena menurut Ajie, biasanya para pekerja Jepang ini suka menggunakan barangbarang elektronik ketika mengolah makanannya.

Dominasi WARNA Cokelat

Satu hal lagi yang diperhatikan Ajie adalah warna furniturnya. Menurutnya, umumnya orang jepang suka hunian yang warnanya netral, hunian yang tak heboh dengan warna ngejreng. Itu sebabnya, ia lebih banyak menggunakan warna cokelat di sini, termasuk untuk furnitur dan lantai di ruang tidur. “Awalnya saya penginnya agak warna-warni, tapi mempertimbangkan calon konsumen di sini, akhirnya pilih warnanya cokelat aja,” ujarnya.

Agar tak monoton, Ajie kemudian membubuhkan warna hijau kekuningan di kitchen set dan island dapurnya. Ia mengaku mendapat inspirasi warna ini dari warna dedaunan di Jepang saat musim semi tiba.

Manfaatkan island untuk penyimpanan sehingga dapur tetap terlihat rapi.

Di salah satu sisi island terdapat rak yang dapat digunakan untuk menyimpan berbagai keperluan dapur ataupun bisa digunakan sebagai wadah untuk pajangan.

Kamar ini bisa dipakai untuk kamar anak ataupun kamar tamu. Untuk memaksimalkan penyimpanan, di bawah kamar dibuatlah laci penyimpanan.

Ruang tidur utama yang juga didominasi warna cokelat. Di sisi kanan terlihat sebuah meja kerja. Meja ini sebenarnya adalah trik Ajie untuk memanfaatkan ceruk yang ada. LOKASI APARTEMEN THE OASIS, CIKARANG DESAINER AJIE NUGROHO, IG: interiorid

Ruang keluarga dibuat simpel. Sofa di sini adalah sofabed sehingga bisa digunakan untuk tidur, jika diperlukan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.