SOFA RUSAK BELI BARU ATAU REPARASI?

Sofa di rumah sudah tidak nyaman diduduki? Bingung mesti diganti atau diperbaiki? Simak ulasannya berikut ini.

Rumah - - INTERIOR - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com FOTO YANNIS RUDOLF PRATASIK

Sofa menjadi salah satu elemen interior yang kerap mengisi interior sebuah hunian. Kehadirannya mampu membuat ruangan Anda tampil cantik dan menarik. Selain itu, sofa identik dengan kenyamanan. Tidak heran, furnitur ini kerap ditempatkan di ruang tamu, ruang keluarga, atau di ruang lain yang mengutamakan suasana santai.

Tapi apa jadinya bila sofa yang seharusnya memberikan kenyamanan justru malah menimbulkan masalah? Bila tampilan sudah kusam dan rusak, kehadiran sofa malah akan mengganggu estetika ruang. Sofa yang sudah rusak juga dapat membuat tubuh penikmatnya jadi pegal karena dudukan dan sandarannya sudah tidak nyaman lagi.

HARUS BELI BARU, KALAU…

Lalu, kapan harus mengganti sofa yang rusak tersebut dengan yang baru? Tanda-tanda bahwa sofa rusak harus diganti dengan yang baru adalah jika rangka sofa sudah tidak kuat berdiri atau karet sofa telah mulai terlepas. Bila rangkanya masih kuat, maka cukup dengan mereparasinya saja. Hal ini seumpama memberi kehidupan baru bagi sofa tersebut.

“Kalau rangkanya sudah rusak dan patah, mau tidak mau harus beli baru. Tapi kalau cuma retak atau kusam, reparasi saja,” ujar Rizky Rakhmat Oentoe, pemilik Antik Mebel, produsen sekaligus jasa reparasi sofa.

Mereparasi sofa akan memberikan tampilan baru pada interior Anda. Mereparasi sofa bisa dengan mengganti uplhostery (pelapis sofa) atau mengganti busa sofa bila lapisan busa sudah rusak. Untuk upholstery, Anda bisa menggantinya dengan bahan baru, misalnya bahan kain ke kulit atau sebaliknya, mengubah total tampilan sofa Anda.

Umumnya, reparasi sofa mencakup beberapa hal yang bisa diperbaiki, mulai dari ganti cover sofa, perbaikan rangka, pembuatan bantal sofa, penambahan busa, penambahan dakron, penggantian kaki sofa, modifikasi sofa, pembuatan matras sofa, dan lain-lain.

Untuk jenis sofa, hampir semua jenis sofa bisa direparasi. Harganya pun bervariasi dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti tingkat kesulitan dan kerumitan dalam pengerjaan sofa, tingkat kerusakan dari rangka kursi sofa, bahan yang akan digunakan, dan jenis busa yang dipilih.

Nah, bila Anda menemui masalah ringan seputar sofa, tidak ada salahnya mereparasi. Selain tidak mengeluarkan bujet besar, Anda bisa mengganti bahan sofa sesuai dengan keinginan dan selera, kan?

Biasanya, proses reparasi sofa yang dilakukan oleh jasa perbaikan sofa melalui tahapan berikut ini. 1. Membongkar pelapis sofa. 2. Pengecekan struktur rangka sofa , jika ada kerusakan maka akan

dilakukan perbaikan. 3. Pengecekan kondisi karet/sofa , jika sudah getas atau putus

maka dilakukan penggantian. 4. Penambahan busa agar lebih berisi dan nyaman diduduki. 5. Penambahan dakron untuk bantal sofa sehinnga terasa membal

kembali. 6. Membuat pola jahitan pada kain baru dengan menggunakan

pola kain lama sehingga lebih presisi. 7. Proses penjahitan pelapis. 8. Pemasangan dakron lapis pada busa. 9. Pemasangan pelapis pada busa. 10. Finising dan quality control. Catatan: Waktu reparasi sofa tergantung dari jenis kerusakan, biasanya sekitar 2—3 minggu. Untuk menggunakan jasa reparasi sofa, Anda bisa membuat janji terlebih dahulu. Kemudian, teknisi akan survei ke rumah Anda dengan membawa contoh bahan sofa dan menghitungkan biaya reparasi sofa.

KEDIAMAN M. GUNAWAN WIBISONO DAN LENI SUSANTI, PERUM AKITA 2, BOJONGSOANG, BANDUNG

LOKASI

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.