Merancang rumah di Lahan Memanjang

Rumah - - KONSULTASI -

Dear Tabloid RUMAH dan Pak Wijoyo,

Salam kenal, nama saya Silvia dari Bandung.

Pak Wijoyo, saya dan suami berencana ingin membangun rumah di lahan 20m x 40m. Tapi saya tidak berniat menghabiskan lahan saya untuk membangun rumah.

Saya hanya ingin memakai lahan selebar 10m dengan panjang menyesuaikan kebutuhan saja. Sisanya mungkin mau dijadikan kontrakan atau taman saja. Itu masih dalam tahap pemikiran jangka panjang yang nanti direncanakan di kemudian hari. Jadi, sekarang fokus membangun rumah dulu.

Untuk kebutuhan rumah yang akan DIBANGUN, INI DAFTARNYA. 1. Carport. 2. Garasi untuk 1 mobil dan motor. 3. Teras. 4. Ruang tamu. 5. Ruang keluarga. 6. Ruang makan bisa menyatu dengan dapur atau pisah. Dapur. kamar tidur utama + kamar mandi. 9. Dua kamar tidur anak. 10. Kamar mandi umum. 11. Musala. 12. Ruang servis (bisa menyatu

dengan bangunan inti atau pisah).

T7. 8.

Untuk bangunan, saya punya pengalaman tinggal di rumah orang tua yang dibuat 2 lantai. Sejujurnya, saya enggak suka dengan rumah tingkat. Menurut saya, membersihkannya itu repot, karena harus naik-turun. Apalagi, kalau sudah masuk usia tua, kayaknya kita akan punya masalah kalau harus naik-turun. Saya ingin rumah saya ini dirancang 1 lantai saja.

Secara pencahayaan ruang, inginnya semua ruang terkaver cahaya. Begitu juga dengan sirkulasi udaranya. Kebetulan, rumah saya juga enggak berada di jalan utama, jadi enggak berisik.

Kalau untuk desain rumah, saya inginnya yang simpel, modern, tetapi terkesan unik. Atapnya juga jangan aneh-aneh kayak banyak tekukan, karena rentan bocor (pengalaman orang tua), dan jangan ada dak beton. Dindingnya boleh menggunakan batu alam atau material yang diekspos, seperti semen, batu bata, dan lain sebagainya. Demikian permintaan dari saya.

Terima kasih ya buat Tabloid RUMAH dan Pak Wijoyo sebelumnya.

Hormat saya, Silvia Bandung

JIbu Silvia yang baik, Salam kenal kembali dan terima kasih atas kiriman pertanyaannya. Rumah bertingkat atau tidak sebenarnya tergantung kebutuhan ruang pemilik rumah yang diselaraskan dengan kondisi lahan. Menjadi satu lantai atau dua lantai, biasanya dikarenakan luas bangunan yang diinginkan melebihi luas tanah yang ada. Apalagi, jika rumah Anda di daerah resapan air. Presentasi luas tanah yang boleh dibangun biasanya lebih rendah jika dibandingkan dengan daerah di tengah kota. Ini yang membuat rumah menjadi bertingkat.

Ada baiknya Anda mengecek ke kelurahan/kecamatan untuk peraturan membangun di daerah tanah tersebut berada. Karena, sudah menjadi keharusan juga untuk membangun rumah nanti harus mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Saya yakin saat ini pengajuan IMB di Bandung sudah jauh lebih mudah, cepat, dan tertib dibandingkan dulu.

Dari kebutuhan ruang yang Anda ajukan, setelah saya hitung, luas ideal keseluruhannya kurang lebih adalah 50% dari luas tanah yang ada. Namun saya COBA PERKECIL DAN EFISIENKAN sirkulasinya sehingga bisa mencapai 40%. Dengan luas tanah yang ada, sangat cukup untuk dibuat menjadi bangunan 1 lantai.

Dengan asumsi sebagian tanah yang ada akan dijadikan taman, maka bagian samping rumah yang menghadap ke taman saya buat menjadi area bukaan, sehingga rumah Anda akan memiliki view atau pemandangan ke arah taman yang luas. Kelak, seandainya Anda berniat membangun di area taman ini, Anda bisa memberi jarak 1,5—2m dari dinding rumah, supaya bukaan yang ada tetap dapat menjadi sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari.

Program ruang yang Anda inginkan saya tuangkan dalam denah menjadi rumah

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.