BERGAYA DENGAN SENTUHAN RETRO POP

Siapa bilang rumah kecil tidak bisa bermain dengan gaya dan motif. Di rumah ini Anda akan mendapati rumah retro dengan sentuhan pop art yang menyenangkan dan bikin sumpek enggak berani singgah.

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS SELVIA MARTIANI selvia@gramedia-majalah.com FOTO TRI RIZEKI DARUSMAN

Penerapan warna kontras dalam interior kerap dihindari karena akan memberikan kesan nyentrik yang mengganggu pandangan mata. Terlebih untuk hunian mungil, pemilik rumah terkadang menerapkan warna-warna netral yang aman. Namun, penerapan spektrum warna kontras rupanya berhasil diterapkan Apria Rahmadhina pada hunian mungil miliknya. Spektrum warna kontras menurutnya justru dapat membuat ruang terasa lebih hidup dan menjauhkan kesan sumpek pada ruang.

Secara konsep, Apria mengusung tema retro pop pada huniannya yang hanya berukuran 90m2. Sentuhan retro pop identik dengan penerapan warna-warnanya yang berani, atraktif, dan tajam, sehingga memberi kesan unik pada ruang. Sentuhan retro dapat terlihat dari penggunaan pernik interior yang dihadirkan, seperti pajangan dinding dan furnitur. Sementara sentuhan pop dapat terasa berkat penggunaan warna-warna mencolok di area dinding, seperti kuning, merah, dan biru. Selain warna dan furnitur, rupanya Apria mengaplikasikan motif-motif lokal, seperti motif kain tenun dan batik ikat celup.

BERNOSTALGIA LEWAT PAJANGAN DINDING

Bila Anda perhatikan, selain kental akan sentuhan retro, hunian ini juga dihiasi berbagai pernik berbau nusantara, sebut saja krepyak, jendela kayu, dan motif-motif etnik. Penggunaan

benda-benda masa lalu ini seolah menjadi bumbu pemanis di tengah serbuan warna-warna kontras dan pajangan bernuansa retro.

“Saya menyebutnya sentuhan retro pop karena selain menghadirkan pernik bersentuhan retro, saya juga menggunakan warna-warna yang mencerminkan gaya pop art. Selain itu, ada pula motif-motif kain dan benda masa dulu,” ujar Apria.

Sentuhan masa lalu ini memberi nyawa tersendiri pada hunian bergaya retro pop ini. Selain menerapkan konsep penuh warna, Apria menambahkan aksen tanaman hidup ke dalam huniannya agar sentuhan retro pop tak terkesan “kering”.

Apria membuktikan bahwa ukuran tidak membatasinya dalam mengekspresikan rasa ke dalam interior huniannya. Justru, ukuran tersebut membuatnya berkreasi dengan lebih kreatif.

didominasi warna putih. Akses warna hanya dihadirkan lewat material backsplash dan dinding rak terbuka.

Ruang keluarga ini merupakan area favorit Apria dan keluarga dalam menghabiskan waktu luang.

Area ruang makan yang area dindingnya diberi sentuhan warna kuning menyala. Hiasan jendela: Voila Vintage Galery Pajangan: Sara Shop Jakarta Meja makan: JYSK Indonesia

Meja: Voila Vintage Galery

Ruang bersantai ini tampil simpel hanya dihiasi oleh dinding bertulisan dan furnitur vintage. Tipografi: Mossa Project Kursi: Voila Vintage Galery

Area kamar tidur pun tak luput dari sentuhan gaya retro pop. Ada semburat etnik di material nya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.