Inilah ac Yang pas untuk Kamar anak

Berbagai pilihan AC tersedia dengan kelebihannya masingmasing. Pilih AC yang sesuai kebutuhan, agar anak nyaman di kamarnya.

Rumah - - FRONT PAGE - TEKS EMILIA NURIANA emilia.nuriana@gramedia-majalah.com

Teknologi yang makin berkembang memunculkan berbagai terobosan baru di jajaran produk AC. Mulai dari AC hemat listrik, pembunuh virus, hingga yang menawarkan sensor khusus untuk menaik-turunkan suhu. Ragam AC berfitur canggih ini membuat penghuni rumah memiliki banyak pilihan. Tapi tentu saja, semua pilihan akan kembali pada kebutuhan sang pemilik rumah. Kebutuhan AC untuk kamar anak, misalnya.

Anak yang masih rentan terhadap serangan penyakit dari virus dan kuman, tentu perlu kualitas udara yang bagus. Tak terkecuali di kamar yang merupakan area paling sering ia tempati. Saat ini, banyak produsen AC yang menawarkan produk AC yang mampu mengurangi virus, jamur, penyebab alergi, dan kuman. AC penangkal virus ini biasanya memiliki alat khusus untuk mengeluarkan ion positif. Ion positif dan radikal aktif yang dikeluarkan udara AC kemudian akan melumpuhkan partikel virus dan jamur. Karena itu, AC jenis ini sangat cocok buat Anda yang memiliki anak dengan alergi.

Pengaturan Suhu

Pengaturan suhu AC pada kamar anak perlu diperhatikan baik-baik. Jangan sampai anak merasa kedinginan atau justru kegerahan. Suhu ideal untuk kamar anak adalah antara 250C sampai 260C. Namun tahukah Anda bahwa pengaturan suhu AC tidaklah mutlak di satu titik yang sudah diatur saja.

Menurut Donny Martian, General Manager After Sales Service Department, PT Gree Electric Appliances Indonesia, suhu AC akan selalu naik dan turun sebanyak 2 derajat selama AC diaktifkan. Hal ini disebabkan oleh cara kerja kompresor AC yang mana kompresor akan bergerak hingga menghasilkan suhu udara rata-rata yang diatur melalui remote control.

Kemudian kompresor akan berhenti bergerak beberapa saat, hingga akhirnya berputar kembali saat suhu mulai naik (memanas) hingga 2 derajat dari semula. Saat itulah kompresor akan bekerja untuk menurunkan suhu (mendingin) hingga 2 derajat dari semula. “Proses tersebut terus berjalan selama AC aktif, jadi suhu yang tertera di remote control adalah nilai rata-rata dari suhu sebenarnya,”ungkap Donny.

Sensor Gerak

Teknologi AC yang makin berkembang berikutnya adalah teknologi sensor gerak. Beberapa merek AC misalnya Midea dan

Panasonic menawarkan AC dengan fitur sensor gerak. Fitur ini tentu cocok untuk kamar anak karena akan mengatur suhu kamar anak sesuai dengan aktivitas yang ada.

Sebagai contoh, AC akan secara otomatis menurunkan suhunya ketika anak mengajak temannya bermain di kamar. Begitu juga ketika anak tidur. AC Kids Star dari Midea misalnya, memiliki sensor yang bisa mendeteksi posisi selimut yang dipakai anak ketika tidur.

Dian Firlia, Head of Marketing Midea Electronics Indonesia mengatakan, dengan sensor khusus yang dinamai Intelligence Eye, AC ini akan menaikkan suhu bila selimut terbuka saat anak sedang tidur. “AC ini akan memperlambat kecepatan kipas dan menyesuaikan sudut hembusan udara sehingga anak tidur dengan nyaman,” kata Dian.

KEDIAMAN YANGKIDHANNY-DIANA, PERMATA HIJAU, JAKARTA BARAT DESAINER RINO RACHMAN, PT IDEA INTERIOR DESIGN+ARCHITECTURE MASSIONETTE FC 18

KEDIAMAN KELUARGA SUSAN EMIR, KALIBATA, JAKARTA SELATAN

Atur letak AC sedemikian rupa agar tidak terhalang perabot atau menghadap langsung ke posisi anak tidur.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.