RUMAH BALI TROPIS YANG EKSOTIS

Meniru kecantikan kampung halaman, pemilik rumah berhasil menghadirkan suasana tropis yang eksotis dan nyaman.

Rumah - - RUMAH KITA - TEKS EMILIA NURIANA emilia.nuriana@gramedia-majalah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

LUAS LAHAN 160M2 LUAS BANGUNAN 140M2

Inspirasi dari alam bisa jadi salah satu cara ketika mempercantik rumah. Inilah yang dilakukan Dian Kusuma (32) pada rumahnya di kawasan Tangerang. Dian dan suami yang berasal dari Bali membawa keeksotisan pulau dewata ke rumah mereka. “Saya ingin rumah yang homey, jadi saat pulang kerja semua capek jadi hilang,” kata Dian.

Benar saja, begitu kami memasuki rumah ini kesan Bali tropis yang cantik dan eksotis begitu terasa. Dari ruang tamu langsung terlihat halaman belakang berupa dek kayu lengkap dengan kolam ikan koi. Pemandangan halaman belakang bisa langsung dinikmati sebab Dian sengaja tidak meletakkan sekat dinding sebagai pembatas ruang. Hanya rak partisi antara ruang keluarga dan ruang makan serta pintu kaca sebagai penyambung ke area halaman belakang.

ADA Unsur Minimalisnya

Beralih ke lantai dua, suasana sedikit berubah menjadi minimalis. Konsep minimalis ternyata sengaja dipilih karena terinspirasi dari gaya kondominium di Singapura. “Saya dan suami 8 tahun tinggal di Singapura dan merasa nyaman dengan desain

kondominium di sana,” kata Dian. Inspirasi dari Singapura tadi kemudian ia terapkan di kamar utama yang dibuat dengan banyak bukaan berupa jendela besar.

Selain bukaan, rumah ini makin nyaman berkat pilihan warna yang mendominasi. Dian memilih 3 warna utama yakni hijau muda, hijau zaitun, dan cokelat sebagai warna utama. Pilihan warna ini tentu menyesuaikan dengan tema utama yakni Bali tropis. “Sebenarnya saya suka warna ungu, tapi kayaknya enggak cocok ya kalau pakai ungu,” ujar Dian.

Furnitur Pesanan

Bila melihat ke sekeliling, furnitur bermaterial utama kayu mendominasi tiap ruang. Dian sengaja memilih kayu mahoni sebagai bahan utama furnitur di rumahnya karena tampilannya yang cantik dan awet. Tapi siapa sangka, meski tampilannya cantik dan berkesan mewah, Dian rupanya tidak merogoh kocek terlalu dalam untuk urusan furnitur.

“Hampir semua furnitur saya pesan sendiri ke tukang, harganya jadi lumayan hemat!” kata Dian. Salah satu furnitur yang ia pesan khusus adalah meja makan yang terbuat dari kayu dengan ketebalan hingga 9cm. “Kalau beli di toko harganya bisa belasan juta, tapi kalau ini saya pesan sekitar Rp8 jutaan saja, hemat kan?” kata Dian sembari tertawa.

Bukan hanya furnitur, karpet bulu di ruang tamu rumahnya pun dipesan khusus untuk mendapatkan tampilan yang sesuai selera. “Saya biasanya cari tukang atau jasa custom dari forum dan milis-milis tentang dekorasi rumah,” ungkap Dian. Dengan memesan khusus furnitur dan pernik rumah, membawa suasana tropis yang eksotis jadi tidak terlalu mahal, kan?

LOKASI KEDIAMAN KELUARGA GEDE PUTRA KUSUMADIAN KUSUMA, GREEN LAKE CITY, TANGERANG

ruang keluarga sekaligus ruang tamu jadi ruang favorit pemilik rumah. Karena itu, banyak elemen dekorasi di ruangan ini. Karpet custom @haimamarai Harga rp4,5 juta

Foto keluarga dan wall art bertuliskan kutipan-kutipan dan lirik lagu favorit menghiasi dinding ruang keluarga. Tak ketinggalan, ada juga foto dua kucing kesayangan, Abu dan snowy.

Lampu ikea rp800.000 Meja makan custom dari kayu mahoni rp8 juta sekat kaca membuat pemandangan halaman belakang bisa dinikmati dari ruang makan.

Paduan dek kayu dan tanaman palem menambah suasana tropis di halaman belakang. Dek kayu terbuat dari kayu bengkirai yang terkenal kuat dan cocok untuk ruang luar.

Meja makan dari kayu serta lampu gantung dari anyaman semakin menambah kesan tropis yang eksotis di dalam rumah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.