6 Tip Membuat Water Wall

Ingin menghadirkan unsur air di halaman namun lahan terbatas? Bikin saja water wall, menyegarkan dan tidak makan tempat.

Rumah - - EKSTERIOR - TEKS SITI NAHDIATUL FATA MURTAZA siti.n@gramedia-majalah.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Unsur air merupakan elemen penting yang dapat menciptakan suasana tenang, nyaman, dan meneduhkan di sebuah hunian. Namun, mahalnya harga tanah saat ini membuat rumah-rumah di perkotaan tidak cukup luas untuk menghadirkan suasana air di dalam rumah. Water

wall bisa menjadi solusi bagi Anda yang mendambakan suara gemercik air di dalam rumah. Solusi yang ditawarkan water wall bukan sekadar menghadirkan keteduhan unsur air dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Akan tetapi, tampilan water wall juga dapat mempercantik dinding agar sedap dipandang mata. Ada beberapa tip untuk Anda yang ingin membuat water wall minimalis dan fungsional.

1 TENTUKAN TEMA

Sebelum membangun water wall di dalam rumah, pastikan Anda sudah menentukan tema yang akan diterapkan pada permukaan dinding. Memilih tema pada awal sebelum membangun, sangat berpengaruh pada pemilihan bahan dan material yang akan digunakan nantinya. Tak hanya itu, tema pun diperlukan agar tampilan water wall seirama dengan konsep rumah Anda.

2 PILIH LOKASI YANG TEPAT

Umumnya water wall dibangun di taman depan atau belakang, tetapi bisa juga diletakkan di innercourt. Untuk lokasinya, sebaiknya water wall harus dapat dinikmati oleh penghuni rumah, seperti dekat ruang keluarga, ruang makan, atau ruang tidur.

3 PERHATIKAN FONDASINYA

Pada saat memulai membangun water wall, Anda harus membuat pondasi yang kuat dan kokoh. Fondasi yang disarankan ketika membangun water wall berukuran lebar sekitar 40cm dan kedalaman 40cm.

4GUNAKAN BATU ALAM UNTUK LAPISAN LUAR

Meski dapat menggunakan cat (untuk water wall jenis tebingtebingan), batu alam sangat disarankan untuk lapisan luar water wall. Batu alam yang cocok digunakan untuk water wall adalah jenis batu candi (Rp105.000/m2), andesit (Rp95.000/m2), dan batu alam palimanan (Rp95.000/m2). Alasannya, karena batu tersebut mempunyai pori-pori yang padat. Namun perlu diingat, batu alam yang Anda gunakan harus dilapisi lagi dengan coating agar tidak berlumut atau berjamur. Harga coating untuk batu alam sekitar Rp55.000/kaleng.

5BERI EFEK AIR

Ada tiga jenis efek air yang anda dapat terapkan saat membangun water wall yakni efek air terjun, air mengalir, dan air mancur. Namun, pada umumnya dinding air minimalis menggunakan efek air mengalir, karena Anda tidak perlu menambahkan penampung air seperti halnya efek air terjun dan air mancur. Karena hanya mengalir, pompa yang digunakan pun tidak perlu yang daya dorong besar, cukup menggunakan pompa jenis air booster, dengan kisaran harga Rp450.000-rp700.000.

6 TAMBAHKAN LAMPU WARNA WARNI

Lampu warna warni bukan hanya berfungsi sebagai penerangan, namun juga akan menambah keindahan pemandangan pada water wall Anda. Lampu warna warni yang Anda gunakan sebaiknya diselipkan pada bagian air yang mengalir, serta ukurannya pun harus sesuai denan tinggi water wall yang Anda miliki. Jenis lampu warna-warni yang digunakan adalah lampu waterproof, dengan kisaran harga Rp300.000-rp1.500.000.

Batu alam berpori-pori padat sangat cocok untuk lapisan luar saat membuat water wall. Contohnya seperti batu andesit, candi, dan palimanan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.