SEMPIT ATAU LUAS ITU RELATIF

Bila rumah yang kita huni terasa sempit dan luas bangunan tidak bisa lagi diganggu gugat, mari kita mainkan interiornya.

Rumah - - TIP - TEKS MADE M. KARDHA

Kapan kita dapat menyebutkan bahwa rumah kita sempit? Apakah ketika ukurannya 100m2, 45m2, ataukah 36m2? Pertanyaan ini bisa mendapat beberapa jawaban yang berbeda ketika dilempar ke orang yang berbeda. Ya, karena luas dan sempit—seperti juga besar dan kecil, tinggi dan rendah—adalah konsep yang sangat relatif.

Ada banyak faktor yang memengaruhi seseorang untuk mengatakan rumah tinggalnya termasuk kategori luas atau sempit. Hunian seluas 45m2 bisa dikatakan cukup luas oleh orang yang baru pindah dari hunian 36m2. Sedangkan hunian 100m2 bisa terasa sesak ketika diisi oleh orang yang biasa tinggal di bangunan 300m2. Bangunan seluas 100m2 juga bisa terasa tidak memadai ketika dihuni oleh 15 orang atau diisi dengan banyak lemari besar.

Namun demikian, ada kebutuhan standar bagi seseorang untuk bergerak di dalam rumah, yaitu 9m2 per orang. Jadi sebuah keluarga beranggotakan 4 orang semestinya tinggal di hunian dengan luas minimal 36m2.

Ketika standar ini terpenuhi namun rumah masih terasa sempit, mari kita “mainkan” interiornya. Karena warna, bentuk furnitur, tata letak furnitur, bisa memengaruhi rasa sempit atau luas pada sebuah hunian. Inilah beberapa hal yang dapat kita mainkan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.