APARTEMEN SENYAMAN RUMAH TAPAK

Berbeda dengan apartemen pada umumnya, desain apartemen ini dirancang lebih “manusiawi” dan mengedepankan sisi ramah lingkungannya.

Rumah - - RUMAH KITA - TEKS IRFAN HIDAYAT irfan@ gramedia-majalah.com FOTO RICHARD SALAMPESSY LUAS UNIT 86M2

Saat ini, banyak sekali unit apartemen yang dijual tidak “manusiawi”, terutama jika dilihat dari kacamata ukuran ruang. Harga material dan tanah yang mahal menjadi alasan para pengembang membuat apartemen dengan luas seminimal mungkin. Tujuannya, agar didapat jumlah unit semaksimal mungkin. Alhasil, kenyamanan penghuni menjadi tarabaikan. Bahkan, jika diteliti lebih dalam, beberapa unit apartemen banyak yang tidak layak huni.

Contoh yang paling nyata adalah banyak pengembang yang membuat kamar tidur seukuran 2m x 1,5 (3m2). Lalu, ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan dan dapur yang hanya seukuran 2,5m x 5m (12,5m2). Belum lagi, kamar mandi yang hanya seukuran 1m x 1,2m (1,2m2). Hunian sekecil ini sebenarnya tidak ideal untuk dihuni. Apalagi, jika penghuninya banyak dan ukuran tubuhnya besar-besar. Sisi kenyamanannya pun semakin hilang.

DI ATAS STANDAR KENYAMANAN

Sadar bahwa seseorang membeli hunian bukan untuk ditinggali satu-dua hari dan kenyamanan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan, Stephen Odang, Direktur Bisnis Oyama jika penghuninya banyak Interior dari apartemen ini dirancang dengan konsep yang unik dan detail, seperti detail bilah-bilah bambu ini. dan ukuran tubuhnya besarbesar. membuat unit apartemen berdasar standar kenyamanan penghuni. “Kebetulan, untuk desain bangunannya dirancang oleh arsitek senior Cosmas Gozali yang sangat memerhatikan detail. Yang saya suka, ia merancang layout ruang di atas standar kenyamanan tinggal,” ucap Stephen.

Stephen menjelaskan, untuk dapur, ruang makan, dan ruang keluarga, area ruang ini luasnya ±25m2; kamar anak luasnya ±15m2; kamar tidur utama lebih dari 20m2, sudah termasuk kamar mandi dan tempat pakaian; serta kamar mandi yang publik pun

luasnya lebih dari 5m2. Jika dilihat lebih seksama, luas ini semuanya sudah di atas standar kenyamanan tinggal. “Karena rumah yang nyaman, akan membuat kualitas hidup yang lebih baik juga bagi penghuninya,” ucap Stephen.

Layout dan Furnitur dirancang Proporsional

Stephen mengungkapkan bahwa selain ukuran, zoning dan penataan furnitur dari unit apartemennya pun sangat diperhatikan. Dapur, ruang makan, dan ruang keluarga sengaja dirancang berada di dalam satu ruangan. Agar tak terkesan sempit, ketiga ruang ini dirancang tanpa sekat.

“Biar terkesan lega. Hanya ruang privasi seperti kamar tidur dan kamar mandi saja yang dirancang ada sekat. Itupun, khusus untuk kamar mandi yang ada di kamar tidur utama, kami sengaja merancangnya dengan sekat kaca agar ruang semakin luas,” ucap Stephen.

Sementara, dari furnitur pun dirancang serba fungsional dan kompleks. Walau begitu, Stephen mengaku bahwa Dhanastha Interior, yang merancang interior apartemen ini, tetap memerhatikan proporsi furniturnya. “Jika dilihat dari proporsi furnitur, semua furnitur memang terasa pas berkat dirancang custom. Jadi, tidak mengganggu sirkulasi orang dan hunian pun tak terasa sempit,” ucapnya.

dirancang Hemat energi

Yang menarik, hampir setiap sudut ruang di apartemen ini terang bermandikan cahaya. Hanya kamar mandi publik saja yang tidak bersentuhan langsung dengan ruang luar. Stephen mengakui, ia dan Cosmmas Gozali memang menginginkan desain yang hemat energi. Tak heran, jika hampir semua ruang dibuat bukaan yang lebar. Masalah panas pun, bukan menjadi kendala karena posisi bukaan hampir semua berada di Utara dan Selatan.

“Dengan bukaan yang lebar, cahaya jadi masuk lebih maksimal. Apartemen pun jadi hemat energi karena tak perlu menyalakan lampu di siang hari. Begitu juga dengan sirkulasi udaranya yang dirancang maksimal. Selain hemat energi, jadi lebih sehat,” ucap Stephen. Dengan semua hal ini, apartemen ini jadi lebih nyaman untuk dihuni.

Biar rumahnya kecil, desain rumah ini tampak memiliki nilai seni dan ngarsiteki.

Dirancang kompleks, semua aktivitas di kamar anak pun dapat dipenuhi, seperti tidur, belajar, dan bermain.

dengan jarak yang cukup, aktivitas menonton dan berkumpul dengan anggota keluarga jadi tetap nyaman.

Walaupun digabung antara dapur, ruang makan, dan juga ruang keluarga, tak akan terjadi benturan aktivitas, karena jarak antar-ruang sudah diperhatikan.

Penggunaan dinding kaca pada kamar mandi agar ruang tak terkesan sempit.

untuk membuat ruang terlihat luas, solusinya dengan meminimalisir sekat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.