PADU-PADAN Furnitur lama Dan Baru

Rumah tak harus selalu diisi furnitur baru, bukan? Furnitur lama peninggalan orang tua pun bisa tampil modern.

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com FOTO JOU ENDHY PESUARISSA

Berbagai furnitur di rumah, seperti meja, lemari, kursi, umumnya memang bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama. Namun, dengan tampilan yang sama dari tahun ke tahun, furnitur pun akan terlihat membosankan. Mengganti dengan furnitur baru juga tampaknya akan menghabiskan biaya yang cukup besar.

Nah, daripada buru-buru menyisihkan furnitur lama dan mengganti semuanya dengan yang baru, sebetulnya Anda juga masih bisa memanfaatkan furnitur lama tadi. Terlebih jika kondisinya masih mulus dan layak digunakan. Lakukanlah padu-padan antara keduanya, furnitur lama dan furnitur baru Anda.

Meski wujudnya sudah ketinggalan zaman, Anda tetap bisa memadukannya dengan gaya modern yang tren saat ini. Agar sukses dalam memadukannya, simak tip dari Riska Anggraini, desainer interior dari desainerinterior.me berikut ini.

1 Sebelum menempatkan perabotan tua di ruang keluarga atau ruang tamu, ada baiknya jika melakukan sedikit pembersihan dan perawatan. Khusus perabot yang berbahan dasar kayu, cukup dilap menggunakan teak oil atau pledge (minyak yang digunakan untuk perawatan kayu).

Teak oil biasanya dijual di toko bahan bangunan, sementara pledge tersedia di mal atau supermarket. Treatment ini bisa dilakukan enam bulan sekali. Namun untuk perawatan seharihari, cukup menggunakan lap basah.

Furnitur yang memiliki banyak ukiran memerlukan perlakuan yang lebih khusus. Gunakan kuas kecil untuk menghilangkan debu dari lekuk ukiran. Kemudian, beri cairan teak oil pada kuas dan bersihkan kembali lekukan-lekukan ukiran tersebut.

2 Jika permukaan perabotan kuno ini sudah banyak memudar atau mengelupas, maka Anda perlu mengecat ulang. Untuk pemilihan warnanya, Anda dapat memadukannya dengan suasana interior ruangan di dalam rumah.

Sebelum memulai proses pengecatan, terlebih dahulu ampelas permukaan perabot guna menghindari debu yang menempel. Selanjutnya, poleskan cat ke semua bagian dan selasela furnitur dengan kuas. Agar hasilnya sempurna, Anda harus memoles dengan gerakan yang searah serat kayu.

3 Menempatkan furnitur lama di ruang tertentu juga bisa menghadirkan kesesuaian konsep interior. Jika rumah memiliki teras belakang, perabotan tadi bisa diletakkan di sini. Dengan demikian, barangbarang tersebut tak mengganggu pemandangan di dalam ruangan yang sudah terlanjur bergaya modern.

4 Nuansa modern juga akan semakin terasa saat Anda mengganti kain pelapis furnitur ( upholstery). Motif kain pelapis mebel warisan biasanya sudah ketinggalan zaman atau kusam. Ini dapat diatasi dengan membeli kain pelapis baru, yang motifnya lebih kekinian atau sesuai dengan keinginan kita. Bila ukurannya tak sesuai, Anda bisa memesannya langsung ke tukang jahit langganan.

5 Jangan lupa tempatkan bantal cushion bertema modern dan bermotif cerah. Jika perabotannya hanya berupa kursi, maka meletakkan bantal berwarna cerah saja sudah cukup. Trik ini juga bermanfaat bagi Anda yang memiliki dana terbatas dalam memperbaharui perabotan kuno.

Bantal tak hanya menambah kenyamanan duduk, tetapi juga dapat mengubah mebel lama menjadi tampak baru. Usahakan mengganti sarung bantal setiap satu bulan sekali.

6 Yang terpenting dalam memadukan keduanya ialah memerhatikan kesesuaian desain, ukuran, bahan, dan warna furnitur dengan tema keseluruhan rumah.

Siasat-siasat di atas dapat menjadi inspirasi Anda dalam memadupadankan furnitur lama dan furnitur baru. Lewat kepandaian mencari alternatif dan inspirasi, Anda tetap dapat “mengawinkan” keduanya, anggaran untuk membeli furnitur pun juga dapat ditekan, bukan?

KEDIAMAN ENDIQ YOGANA-FINTYA PRABANTARI, CINERE, DEPOK, JAWA BARAT

lokasi sofa pada ruang tamu ini merupakan sofa lama peninggalan orang tua penghuni. agar sesuai dengan tema ruang, pemilik rumah mengganti warna kulit sofanya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.