SEJUTA PENYIMPANAN DI HUNIAN SELUAS 41M2

Meski area terbatas, pemilik rumah mampu memanfaatkan lahan semaksimal mungkin dengan membuat banyak lemari penyimpanan

Rumah - - RUMAH KITA - TEKS EMILIA NURIANA emilia.nuriana@gramedia-majalah.com FOTO YANNIS RUDOLF PRATASIK LUAS UNIT 41m2

Punya hunian dengan luas yang terbatas berarti harus pintar-pintar bersiasat agar terasa nyaman sekaligus tampil cantik. Salah satu cara yang paling jitu adalah dengan membuat banyak lemari penyimpanan dengan desain yang multifungsi. Inilah yang dilakukan Dana Pradipta (26) dan istrinya, Azmi Rahmania Nadhira (26) pada apartemen mungil mereka di kawasan Jakarta Selatan.

Memiliki luas 41m2 tidak membuat apartemen ini terasa sempit meski ada banyak barang yang tersimpan di dalamnya. Ini semua karena Dhira, sang pemilik rumah sengaja membuat penyimpanan tertutup untuk barang-barang di apartemennya. “Supaya rapi aja, apalagi ruangannya sempit. Jadi bisa simpan banyak barang,” kata Dhira.

Untuk membuat lemari penyimpanan di apartemennya, Dhira memesan secara khusus kepada jasa pembuatan furnitur. Sedangkan untuk desainnya, semua Dhira sendiri yang merancangnya dengan mengambil inspirasi desain interior apartemen-apartemen mungil di Jepang. Dhira mengaku sempat terjadi hambatan saat pembuatan penyimpanan di apartemennya. Masalah terjadi karena hasil akhir desain yang ia inginkan tidak sesuai dengan buatan tukang.

“Sepertinya karena tukang di sini belum terbiasa membuat furnitur multifungsi untuk ruang sempit seperti di luar negeri,” kata Dhira. Meski begitu, setelah beberapa kali perbaikan, hasil akhir penyimpanan sudah sesuai

dengan impian Dhira. “Cukup puaslah meski jadinya harus molor dua bulan dari jadwal,” ungkap Dhira.

DEKORASI YANG SIMPEL

Soal warna, Dhira tidak begitu banyak bermain paduan warna di rumahnya. Lemari dan rak penyimpanan didominasi warna cokelat muda mirip kayu. Kemudian, di ruang keluarga tampil warna monokrom sebagai dominasi. Begitu juga di ruang tidur utama yang masih didominasi warna cokelat muda pada furnitur dan warna pastel yang lembut pada dekorasinya. Warna-warna ini dipilih Dhira juga untuk mengimbangi lahan terbatas dari apartemennya agar nyaman dan terlihat cantik.

“Buat dekorasi sebenarnya ikut tren aja, apa yang lagi ramai di Pinterest atau Instagram, saya ikut,” ujar Dhira sembari tertawa. Benar saja, bila diteliti sebagian besar pernik dekorasi yang menghias apartemennya ia beli lewat toko online khususnya instagram. Selain karena tren, berbelanja online dipilih Dhira juga karena kesibukannya sebagai karyawan bursa efek membuatnya tidak sempat untuk berbelanja ke toko.

Bahkan ketika RUMAH berkunjung ke rumahnya, Dhira baru saja menerima paket kiriman dari toko online tempatnya berbelanja. Kali ini bukan pernik pajangan, melainkan tanaman dalam ruang jenis daun koin-koinan. “Biasanya saat baru sampai begini tanamannya pasti agak layu, jadi harus segera dipindah ke pot dan media tanam yang baru,” kata Dhira.

Furnitur multifungsi yang ada di kamar tamu. Furnitur ini merangkap lemari, meja kerja, laci penyimpanan, hingga kasur geser di bagian bawah.

Warna cokelat muda dan abu-abu menjadi warna yang mendominasi di apartemen ini.

Konsep skandinavian begitu kental terasa di ruang tamu sekaligus ruang keluarga.

Keakraban pasangan Dana Pradipta dan Azmi Rahmania Nadhira, sang pemilik apartemen ketika tim RUMAH berkunjung.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.