Kamar mandi Kering VS Basah Lebih Sehat mana?

Banyak orang yang merasa kebingungan saat menentukan jenis kamar mandi di rumah: basah atau kering? Lantas, di antara keduanya, mana yang lebih sehat?

Rumah - - RUMAH SEHAT - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com FOTO YANNIS RUDOLF PRATASIK

Anda tentu sudah tak asing lagi dengan istilah area basah dan kering di kamar mandi. Ya, kedua area ini room, ruang untuk berias. dijumpai pada kamar mandi modern masa kini. Namun, tahukah Anda sebenarnya apa perbedaan antara keduanya dan seberapa perlukah menghadirkan area kering di kamar mandi?

Berdasarkan fungsi, area basah pada kamar mandi berfungsi untuk menampung aktivitas mandi, baik menggunakan bak mandi ataupun shower. Area ini hampir selalu dalam keadaan basah kecuali sedang tidak digunakan. Sementara area kering bersifat lebih kering karena digunakan untuk meletakkan bathtub atau kloset sehingga air tidak menciprat ke manamana. Sebagian orang bahkan memanfaatkan area ini menjadi powder room room, ruang untuk berias.

Perbedaan berikutnya terletak pada luas ruang. Sebenarnya tidak ada acuan khusus mengenai luas ruang yang diperlukan untuk area basah dan kering. Luasan ruang biasanya dilihat dari aktivitas serta kebutuhan dari pemilik. Contohnya area basah. Karena hanya digunakan untuk mandi, maka area ini memiliki luas yang cenderung lebih kecil dibandingkan area kering. Namun besarnya area tetap harus diperhitungkan guna mendukung kenyamanan saat beraktivitas di dalamnya.

Aksesori yang terdapat pada area basah umumnya hanya berupa rak, ambalan atau shower curtain yang membatasi antara area basah dan kering. Lantas, seberapa perlukah membagi ruang di dalam kamar mandi?

Semuanya kembali lagi pada kebutuhan dan keinginan Anda. Pada intinya, dengan adanya dua area yang terpisah aktivitas membersihkan tubuh jadi terasa lebih nyaman karena kedua area ini memiliki fungsi yang berbeda. Namun, untuk memiliki dua area ini biasanya diperlukan luas ruang yang cukup besar untuk menampung kedua area ini.

Mana yang lebih Sehat?

Ketua Asosiasi Toilet Indonesia, Naning S. Adiwoso, mengatakan bahwa sebaiknya kamar mandi memang dibuat kering. Menurutnya, Indonesia memiliki tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Karena itu sebaiknya dihindari adanya titik-titik air atau genangan air di dalam kamar mandi. “Karena kelembapan tinggi mudah memicu jamur dan justru di sanalah tempat kuman berada,” imbuhnya.

Naning mengingatkan kamar mandi harus bersih karena kamar mandi yang kotor akan mudah menyebarkan penyakit. Menurut Naning, penyakit yang paling mudah menyebar di kamar mandi antara lain diare dan muntaber. Oleh karena itu, Naning menganjurkan untuk membangun kamar mandi kering di setiap rumah.

Walaupun gaya kamar mandi orang Indonesia masih didominasi dengan kamar mandi basah, sebenarnya lebih baik mulai mengubah kebiasaan dengan membuat sebagian area kering di dalam kamar mandi. Hal ini mengingat kamar mandi yang basah berpotensi mengundang kuman lebih besar daripada kamar mandi kering.

KEDIAMAN MEDYA LUBIS-WINDA PATRICIA, JATIBENING, BEKASI

lokasi kamar mandi harus bersih karena kamar mandi yang kotor akan mudah menyebarkan penyakit.

lokasi KEDIAMAN CHRISTIAN ANDREAS-ANESSA NATALIA, GIRILOKA, BSD, TANGERANG SELATAN

kamar mandi yang basah berpotensi mengundang kuman lebih besar daripada kamar mandi kering. karena itu, jagalah agar tidak seluruh kamar mandi selalu basah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.