Sentuhan tropis dengan bata ekspos

Tren bata ekspos tak hanya bisa diaplikasikan pada dinding interior. Bata ekspos juga dapat mempercantik fasad rumah, serta memberi sentuhan tropis nan natural.

Rumah - - LAPORAN UTAMA - TEKS SITI NAHDIATUL FATA M siti.n@gramedia-majalah.com FOTO ARIF BUDIMAN

Fasad atau wajah rumah adalah bagian terdepan yang tampil untuk diperlihatkan ke semua orang. Jadi wajar saja, jika saat ini banyak orang yang rela menguras kantongnya untuk mendandani fasad. Tak hanya itu, berbagai macam gaya fasad pun menjadi tren, salah satunya adalah sentuhan gaya tropis yang diperoleh melalui penggunaan bata ekspos. Kelebihan bata ekspos tak sekadar memberikan kesan klasik dan berestetika tinggi, tetapi dapat juga menciptakan efek natural. Harga bata yang terbilang ramah di kantong pun menjadi alasan utama untuk mengaplikasikan material ini pada fasad rumah.

Ada dua jenis bata yang dapat diekspos, yaitu batu bata utuh dan bata tempel. Bata utuh adalah bata dengan ukuran seperti bata yang biasa digunakan untuk dinding rumah. Sedangkan bata tempel ukurannya lebih pipih. Bata tempel tidak digunakan sebagai material utama dinding, melainkan ditempel di atas permukaan dinding. Untuk hasil yang lebih alami, Anda dapat menggunakan bata utuh, khususnya batu bata yang biasa digunakan untuk dinding dalam. Namun untuk kepraktisan, Anda dapat menggunakan bata tempel.

Cara Pemasangan Bata EKSPOS

Cara pemasangan bata ekspos sebenarnya sama saja dengan batu bata pada umumnya. Pasanglah bata pada sudut terlebih dahulu, lalu susun bata dengan perekat dari adonan semen instan atau mortar (adonan dari semen, pasir, batu kapur, dan air).

Apabila bata sudah terpasang dan tersusun rapi, berikan pelapis ( coating) khusus untuk batu agar pori-pori di permukaan bata tertutup sehingga bata tidak berjamur dan berlumut, serta tidak mengeluarkan serbuk. Saat pemasangan, sebaiknya tukang menggunakan benang timbang setiap dua baris, sehingga pemasangan bata lebih rapi dan rata.

Cara Perawatan

Bata ekspos yang diaplikasikan pada fasad tentunya membutuhkan perawatan rutin. Sebab, bata yang tak dilapisi plesteran akan mudah rontok dan ditumbuhi jamur atau lumut.

Ada dua jenis pelapis yakni matte coating dan glossy coating. Matte coating berfungsi untuk melapisi bata agar terlihat lebih alami, sehingga warna dan tekstur batu bata tampak alami seperti wujud aslinya. Sedangkan glossy coating akan menampilkan warna batu bata lebih mencolok dan mengilap. Sekalipun sudah diberi coating pada saat pemasangan, bata ekspos ini harus di- coating ulang, paling tidak 6 bulan sekali. Sebelum aplikasi coating, bersihkan dahulu permukaan dinding bata ekspos agar coating menempel dengan baik.

LOKASI KEDIAMAN KELUARGA SOEPONO, CINERE, DEPOK

material bata ekspos mampu menciptakan kesan tropis pada bangunan. agar terlihat lebih mencolok, lapisi bata ekspos dengan glossy coating.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.