CAT EKSTERIOR VS WATERPROOFING

Sepintas, kedua material ini serupa fungsinya. Benarkah demikian?

Rumah - - MATERIAL - TEKS TIYA SEPTIAWATI tiyaseptiawati@gmail.com

Banyak orang menyamakan antara cat eksterior dan waterproofing karena keduanya biasa digunakan untuk dinding luar. Bahkan ada yang mengganti cat eksterior dengan waterproofing dengan alasan harga.

“Alasannya karena waterproofing lebih murah biayanya. Cuma memang kekurangan waterproofing warnanya terbatas. Enggak sebanyak pilihan cat eksterior,” ujar Robert Wanasida, arsitek sekaligus Director PT Gagasreka Urban Aritektura yang menggunakan waterproofing dalam beberapa proyeknya.

Sebenarnya kedua material ini memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Cat eksterior adalah cat yang dibuat untuk melindungi dinding luar dari terpaan cuaca ekstrem (panas dan dingin). Dengan formula khusus, cat ini tidak mudah ditumbuhi jamur, lumut, noda, dan tidak mudah pudar warnanya. Seperti juga cat interior, cat eksterior memiliki banyak sekali pilihan warna.

Sedangkan waterproofing adalah pelapis yang berfungsi melindungi sebuah bidang dari “serangan” air. Waterproofing berbentuk cairan kental menyerupai cat saat belum diaplikasikan. Namun setelah diaplikasikan, material ini membentuk lapisan yang menyerupai karet elastis. Inilah yang membuatnya tidak bisa ditembus air. Selain dinding, waterproofing dapat diaplikasikan pada dak, genting, kamar mandi.

Masing-masing Memiliki keunggulan

Dari sisi pilihan warna, cat eksterior pemenangnya. Selain itu, cat eksterior terbaru mampu menawarkan lapisan antinoda sehingga permukannya mudah dibersihkan, walaupun hanya berlaku untuk noda berbahan dasar air. Hal ini tidak dimiliki waterproofing. Jadi bila memilih waterproofing warna putih, tampilannya akan cepat kusam dan kotor, demikian menurut pengalaman Robert.

Namun, untuk perlindungan penuh terhadap serangan air,

waterproofing lebih unggul. Karena berupa lapisan menyerupai karet,

waterproofing dapat menutup retak rambut (baik di dinding maupun dak). Dinding luar rumah bagian samping yang terbuka (tidak berdempetan dengan rumah tetangga), sebaiknya tetap dilapisi waterproofing. Hal ini untuk mencegah dinding mengalami keretakan yang mengakibatkan rembes ke dinding bagian dalam rumah.

FOTO JOU ENDHY PESUARISSA lokasi RUMAH CONTOH LIVINGSTON, KOTA WISATA, CIBUBUR Desainer interior CHRISTINA SUWARDI-BENGKEL ARCH STUDIO

Cat eksterior mengandung anti-uv yang mapu mereduksi radiasi panas matahari hingga 5OC.

FOTO ADELINE KRISANTI lokasi KEDIAMAN LAILA-INDRA LUKMAN, KLUSTER SEVILA, BSD CITY, TANGERANG

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.