5 Tanaman Penghias Kolam Ikan

Selain menghadirkan suasana alami, kolam ikan juga berfungsi mempercantik rumah. Agar tampilannya lebih menarik, hiasi dengan tanaman air.

Rumah - - EKSTERIOR - TEKS FOTO

Anda memiliki kolam ikan di rumah? Rasanya sayang bila kolam tersebut hanya digunakan untuk memelihara ikan.. Kolam ikan mestinya bisa dimanfaatkan untuk mempercantik rumah. Salah satu cara membuat kolam tambah menarik adalah dengan menambahkan tanaman hias. Selain tampilan kolam ikan semakin indah, tanaman pun mampu menghadirkan suasana alami dan menambah sejuk udara di sekitar hunian.

Perawatan tanaman hias di kolam tidak sulit. Anda cukup memberikan pupuk pada tanaman dan menjaga kualitas air. Ada beberapa tanaman air yang cocok untuk ditanam di kolam ikan. Apa saja jenisnya? Berikut RUMAH sajikan pilihannya! Apu-apu hapus memiliki nama latin Pistia

ini hidup di sungai, rawa, dan danau yang berair tawar. Tanaman apu-apu memiliki daun bergelombang dan berwarna hijau yang mengambang di air, dengan akar yang menjuntai ke dalam air. Tanaman ini juga berfungsi menjernihkan air, sehingga dengan menanam apu-apu, kualitas air di kolam ikan bakal terjaga.

Tanaman melati air merupakan tanaman hias yang berasal dari Brasilia, Peru, Meksiko, dan Uruguay dengan nama latin Tanaman ini memiliki bunga berkelopak 3 yang lebar berwarna putih dengan benang sari warna kuning berbentuk lingkaran di tengahnya. Selain rajin berbunga, melati air juga mudah perawatannya. Anda cukup menanam melati air di area yang terkena sinar matahari langsung. Teratai, yang memiliki nama latin menjadi pilihan banyak orang sebagai tanaman air penghias kolam. Kecantikan tanaman ini terletak pada bunganya yang berkelopak banyak dan berwarna merah muda, putih, atau kuning dengan diameter 5-10 cm. Sementara, daunnya pipih berbentuk lingkaran yang mengambang di air. Agar teratai rutin berbunga, Anda wajib memberikan pupuk dan cahaya matahari yang cukup.

LOKASI KEDIAMAN YUDI-HANNY, GRIYA KATULAMPA, BOGOR

Tempatkan tanaman air hias di bagian kolam yang terkena sinar matahari langsung, agar proses fotosintesis berjalan dengan baik.

Lakukan pemupukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan pupuk kimia, sebaiknya tanaman dipindahkan ke pot terlebih dahulu, lalu beri pupuk secukupnya. Ini dilakukan agar ikan tak tercemar zat kimia. Jika Anda menggunakan pupuk kandang atau kompos, tahap ini tidak perlu dilakukan.

Untuk merawat tanaman hias, sebaiknya Anda menggunakan air tanah yang tersedia di rumah. Jika Anda memakai air PAM untuk kolam ikan, pertumbuhan tanaman bisa terganggu karena air mengandung kaporit.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.