KUNCI SUKSESNYA TERLETAK PADA KREATIVITAS ISI

Macaroni schotel termasuk salah satu sajian istimewa dan berkelas karena tampilannya begitu mewah. Peluang usahanya tak pernah sepi karena selain untuk dikonsumsi sendiri, sebagai antaran macaroni schotel paling banyak diburu konsumen. Asal mau berinovasi

Saji - - Inspirasi Usaha - TEKS MIFTAKH F & ANANDA S • FOTO MIFTAKH F. & IZZAS• VISUAL KHARISMA

Di Bandung, nama Macaroni Salsa merupakan salah satu produsen makaroni skotel yang cukup ternama. Ciri khasnya terletak pada sajian macaroni di dalam cup. Cupnya tak semini cupcake. Diameternya kira-kira 15 sentimeter. Keunikan makaroni ini terletak pada bentuknya. Bagian atasnya menggelembung besar seperti bola setengah lingkaran. Sepintas mirip cupcake tapi berukuran lebih besar. Makaroni ini tersaji dalam cup berdiameter 15 cm. Lapisan dasarnya berisi daging giling dengan bumbu salsa berbasis saus tomat dan oregano. Lalu di atasnya terdapat makaroni dan saus putih bechamel yang menutupi bagian atas makaroni. Terakhir taburan tebal parutan keju jadi topingnya. Makaroni yang digunakan Ny. Rinesti, pemilik Macaroni Salsa ini bukan makaroni berjenis elbow. Ia memilih menggunakan makaroni panjang untuk sajian andalannya ini.

Pembeli bisa menikmati di tempat hidangan macaroni ini di kedainya langsung. Rinesti akan melayani pembeli dan memanggang langsung makaroni salsa sesaat setelah pembeli memesannya. Disaat ramai, pembeli harus menunggu prosesnya kira-kira 15 – 20 menit. Seporsi menu ini dipatok Rp 45 ribu per cup.

Keistimewaan makaroni salsa ini selain terletak pada bentuknya yang unik di dalam cup dan permukaannya yang menyerupai bola setengah. Selain itu rasanya juga sangat lezat. Saat dicicipi, lapisan kejunya sangat renyah. Ditambah saus bechamel menyumbangkan rasa gurih dan krimi berpadu dengan macaroni lezat di bawahnya. Aroma bayleaf dan oregano pun ikut tercium saat menyantapnya. Sajian ini bisa dinikmati langsung di tokonya yang menyediakan 4 meja untuk bersantap. Semuanya tersaji panas-panas. Pilihan lainnya, Rinesti juga menyajikan macaroni and cheese dengan harga Rp 30 ribu, dalam kemasan alumunium foil berukuran 10x 16x3 cm.

Anda bisa berkunjung ke Macaroni Salsa mulai pukul 09.00 – 18.00. Macaroni yang sudah dikenal sejak 10 tahun lalu ini juga melayani pesan antar di seputaran kota Bandung.

Macaroni schotel vegetarian hingga macaroni lapis

Macaroni Mami membidik pasar yang lebih luas lagi untuk menjajakan produknya. Pemiliknya, pasangan suami-istri Aidil Putra dan Rina Apriliana secara kreatif menjual macaroni schootel bagi kaum vegetarian lacto-ovo. Maksudnya kalangan ini masih mengonsumsi susu dan telur, tapi tidak menyantap produk hewani.

Pilihannya tersedia makaroni jamur dan brokoli. Untuk jamurnya, Rina memilih jamur merang yang telah dibumbui sebelum diolah menjadi macaroni skotel. Begitu pula dengan brokoli yang sudah terlebih dulu direbus bersama garam. “Jadi rasa sayurnya lebih gurih,” jelasnya.

Sementara bagi vegetarian yang masih mengonsumsi sayur, susu, dan ikan, tersedia pilihan macaroni tuna and cheese yang tak kalah enak. Baru-baru ini, Rina juga meluncurkan rasa baru, yaitu macaroni bolognaise. Jika biasanya saus bolognaise digunakan untuk spageti dan lasagna, maka Rina memadukannya dalam macaroni skutel. “Kami berusaha untuk menawarkan rasa baru sehingga pelanggan punya variasi pilihan yang lain,” jelasnya.

Susu, krim, keju cheddar, dan keju mozarella tentu saja membuat makaroni ini begitu sulit ditolak. Namun Rina membuat racikan tersendiri dengan mengurangi penggunaan telur. Alasannya, ia menginginkan tekstur yang tidak terlalu padat agar tidak neg. “Jadi tekstur makaroni kami lebih lembut seperti menyantap lasagna,” ujarnya.

Untuk pembeli yang ingin menikmati macaroni schootel premium, Rina tetap meracik sajian ini dalam komposisi yang lengkap, dengan pilihan macaroni smoked beef, smoked chicken, dan kombinasi jamur.

Kreatifitas Rina juga tak hanya terletak pada varian makaroni yang dijualnya saja. Ia juga membuat sajian makaroninya tak tampil serupa dengan para pesaingnya. Salah satunya, Rina tidak mengaduk seluruh bahan macaroni seperti layaknya schootel pada umumnya. Ia justru menciptakan teknik pembuatan berlayer dengan membuat lapisan isi makaroni hingga mirip cake berlapis. Lapisan terdasar dimulai dengan makaroni di bagian bawah, lalu dilapisi isian berupa pilihan daging, dan terakhir jamur atau brokoli. Komposisi lapisan ini dilakukan 2 kali sebelum ditutup dengan adonan mozarella di bagian teratas. “Jadi pada setiap irisan makaroni, komposisi isinya seimbang,” urainya.

Makaroni ini tersedia dalam kemasan cup, square, small, medium, dan large. Harganya dipatok mulai Rp 17.500 – Rp 240 ribu.

Di isi olahan daging barbekyu dan ayam lada hitam

Di Yogyakarta, bisnis makaroni skotel ternyata punya peluang sukses yang besar. Ananda (29), merintis usaha makaroni dengan menawarkan 3 jenis isi macaroni yang cukup kreatif, yaitu beef barbeque, tuna, dan chicken black pepper.

Beef barbeque berisi daging sapi giling, daging asap, dan sosis. Sementara chicken blackpepper berisi ayam lada hitam dan sosis ayam. Khusus makaroni tuna, Ananda menambahkan beragam sayur seperti kacang polong, wortel, jagung manis, dan jamur. Semua jenis makaroni ini lalu ditutup dengan taburan kombinasi keju mozarella, keju cheddar, dan paprika. “Rencananya nanti akan ada variasi lainnya yang akan saya luncurkan,” imbuhnya.

Makaroni ini dijual dalam 1 ukuran saja, yaitu loyang berukuran 20x10x5 cm. Harganya Rp 85 ribu per loyang. Jika membeli minimal 2 box, harganya menjadi Rp 80 ribu per box. Semuanya dibuat sesuai pesanan sehingga pembeli dijamin mendapatkan produk baru yang masih segar.

Ananda melengkapi usahanya dengan sistem layan antar di seputaran kota Yogya. Sejak dirintis Maret 2014 lalu, Ananda menekankan bisnisnya dalam 2 aspek, yaitu makaroni yang enak, dan layanan antar gratis khusus di dalam areal Ring Road Yogyakarta. Untuk pembayarannya, ia bahkan menerapkan sistem COD (cash on delivery), yaitu barang diantar terlebih dulu, lalu bayar di lokasi pengantaran. ”Pokoknya kenyamanan konsumen saya nomor satukan, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya kepada konsumen.

Dengan cara ini, cukup banyak pembeli yang melakukan pembelian ulang, bahkan menjinjingnya sebagai oleh-oleh.

Lezat sekaligus dikemas cantik

Kemasan menarik jadi salah satu keunggulan yang membuat usaha macaroni bermerek Gunaguna jadi sukses di Surabaya saat ini. Usaha ini dirintis oleh pasangan suamiistri Achmad Bagus Nursandy (31) dan Francisca Fenny(36). Kemasan berwarna cerah yang menampilkan desain komik yang kreatif jadi salah satu daya tarik sekaligus terobosan usaha macaroni ini di Surabaya. Awalnya Fenny hanya menggunakan paperbag yang sudah didesain menampilkan logo Gunaguna. Namun kelemahannya hanya bisa untuk ukuran macaroni yang kecil saja. Setelah berdiskusi dengan sang suami, akhirnya mereka merancang model kemasan yang lebih kreatif, mengingat produknya tersedia dalam 3 ukuran small, medium, dan large.

Selain itu dari tren bisnis yang sangat kompetitif menurut mereka tak hanya bis amengandalkan kualitas rasa semata, tapi juga desain packaging yang penuh gaya sekaligus praktis sesuai fungsi kemasan itu sendiri.

Menggunakan karton foodgrade yang pberukuran 27x13,5x8 cm. Fenny dan Sandy tak hanya melengkapi logo untuk menguatkan identitas mereknya. Mereka juga membuat slogan “snack mantra” agar bikin penasaran. Agar lebih sylish dan eye catching dipilih style design pop art sebagai temanya. Yaitu dengan menampilkan dua karakter wanita yang menyebutkan kalimat yang menginformasikan produk “homemade snack and pastries with original taste” di satu sisi, dan kalimat “something delicious is hiding inside this box” pada sisi lainnya, Desain berkarikatur ini terbukti membuat orang yang melihat penasaran dan ingin tahu, kemudian memesan produknya.

Pilihan produk schotelnya juga tak kalah seru. Ada beberapa varian yaitu Cheesybeef Specialty with Oregano, Cheesytuna Mushroom with Oat, dan Veggiemayo with Extracheese. Agar bisa memenuhi selera konsumen, Fenny juga menerima pesanan khusus dari para pembelinya. “Misalnya, ada yang meminta tambahan keju, bumbu oregano, boleh juga memesan rasa super pedas,” ungkap Fenny.

Ciri khas lainnya adalah toping taburan keju renyah dan keju melted dalam adonan macaroni. “Untuk memudahkan alur kerja, mereka menetapkan sistem pemesanan dan pembayaran diterima sehari sebelumnya pada pukul 20.00. Untuk proses memasak, dan baking dilakukan keesokan paginya untuk menjaga kualitas kesegarannya.

Dengan pemesanan,minimal order Rp.75.000 dapat berupa 5 cup small size, atau 3 cup medium ini melayani pengantaran pula di seputaran wilayah Surabaya hingga ke Sidoarjo.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.