MANAJEMEN RISIKO USAHA

Saji - - Konsultasi Ukm Konsultasi Feng Shui -

Jawaban:

Dear Mbak Danty, Pendapat tentang setiap bisnis pasti ada resikonya adalah benar. Tak hanya bisnis, beberapa kegiatan dalam hidup selalu ada risikonya. Hanya saja ada yang beresiko tinggi, ada yang beresiko sedang, juga beresiko kecil. Dalam bisnis Anda dapat terkena risiko seperti mengalami kerugian, kena tipu, atau tak laris pembeli. Sebenarnya jika Anda memahami bisnis yang digeluti. tentu akan dapat meminimalisasi risikonya.

Risiko besar dapat terjadi dalam bisnis jika tidak menguasai bisnis Anda dengan baik. Jika menguasai seluk-beluk bisnis, tentu Anda tahu caranya supaya untung dan hati-hati supaya tak tertipu. Tahu juga bagaimana caranya memasarkan produk dan jasa usaha sehingga dapat meminimalisasi resikonya.

Berikut ini akan saya berikan beberapa tips untuk meminimalkan resiko dan memaksimalkan keuntungan dalam berbisnis ; 1. PILIH BISNIS MODAL KECIL

Jika Anda takut untuk mengalami kerugian, sejak awal pilih usaha-usaha dengan modal yang relatif kecil. Usahakan untuk memilih bisnis dengan memaksimalkan apa yang Anda miliki dan dengan skala yang mikro (di bawah 50 juta). Jangan buru-buru untuk memulai bisnis dengan fasilitas yang lengkap dan baru, jika belum mampu menjual produknya. Usahakan untuk mulai dengan apa adanya dulu, kembangkan jaringan penjualan Anda, baru pelan-pelan melengkapi kebutuhan usaha dengan menyisihkan sebagian keuntungan penjualan yang diperoleh. Dengan modal kecil dan bertahap, Anda akan mengembangkan usaha minim risiko dan lambat- laun akan mendapatkan keuntungan besar seiring peningkatan usaha. Jika ingin buka resto aneka soto, bisa buka dengan skala yang lebih kecil terlebih dahulu. 2. CERDAS DALAM KEUANGAN USAHA

Anda perlu belajar banyak tentang seluk-beluk keuangan usaha terutama pada pencatatan keuangan dan alokasi keuntungan usaha. Anda harus selalu tahu berapa keuntungan dan kerugian usaha kemudian bagaimana pengalokasian keuntungannya. Contohnya, Anda harus tahu prosentasi alokasi keuntungan usaha untuk pengembalian modal, penyusutan, dan untuk pengembangan usaha. Dengan pengaturan alokasi keuntungan yang tepat Anda dapat meminimalisasi risiko kerugian usaha serta usaha dapat berkembangan besar tanpa berisiko besar. 3. BELAJAR MEMBACA KARAKTER

Saat menekuni suatu bisnis, tentu akan bertemu berbagai orang yang berhubungan dan berkepentingan bisnis dengan Anda. Semakin lama Anda akan mengenal karakter orang-orang yang akan berhubungan bisnis dengan Anda. Untuk itu Anda dapat menganalisis mana orang-orang yang berpotensi baik untuk bisnis dan mana orang-orang yang dapat merusak bisnis Anda. Anda harus tahu bagaimana menghadapi keduanya. Selain mahir berbisnis, Anda harus juga bisa melindungi bisnis Anda supaya tidak kena tipu dan aman. 4. KEMBANGKAN KEMAMPUAN NEGOISASI

Seorang pebisnis harus mengembangkan kemampuan bernegoisasi. Kemampuan negoisasi dapat membawa keuntungan bagi bisnis Anda. Jika ingin mengembangkan usaha tanpa modal besar Anda, tinggal mencari pemodal dengan bernegoisasi. Jika mendapat masalah dengan usaha Anda, dapat menyelesaikan dengan kemampuan negoisasi. Tentunya untuk meningkatkan penjualan serta keuntungan dalam usaha Anda, harus mampu bernegoisasi dengan klien atau calon pembeli untuk mensukseskan transaksi. Semoga bermanfaat. Salam.

Wulan Ayodya adalah pendiri UKMKU, lembaga yang memberikan pelatihan wirausaha dan kursus keterampilan penunjang usaha. Latar belakangnya memang wirausaha. Usaha yang digeluti hingga kini adalah lembaga kursus, pompa bensin, dan berpartner dengan beberapa usaha lainnya. UKMKU sendiri telah berhasil mencetak banyak pengusaha baru yang eksis sampai saat ini.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.