DIPANGGANGNYA DI ATAS PIRING!

MARTABAK PIRING K-POP, BANDUNG Kreativitas berjualan martabak manis memang selalu ada saja. Biasanya, martabak dipanggang menggunakan loyang khusus martabak yang tebal. Namun di Bandung ada martabak yang dipanggang di atas piring, lo. Namanya Martabak Pir

Saji - - Aktual - TEKS & FOTO MIFTAKH FARIED • VISUAL TRIANA TANGJONG

Diluncurkan Mei 2014 lalu, Martabak Piring K-Pop ini langsung diburu para penggemar martabak manis di Bandung. Martabak berkulit lembut ini memang menawarkan penyajian martabak dengan konsep baru. Martabaknya bukan dipanggang di atas loyang martabak yang tebal dan berat. Melainkan dipanggang di atas piring.

Piringnya menggunakan piring model kuno yang terbuat dari pelat berbahan seng. Namun agar bisa berfungsi sebagai loyang, piring ini lalu di didesain dengan pegangan khusus dari kayu agar mudah diangkat selama dalam proses pemanggangan martabak.

Uniknya, teknik memanggangnya tak langsung di atas api, melainkan jauh dari atas api, jaraknya sekitar 30 sentimeter. Di antara piring dan api, diletakkan cerobong tinggi yang diameter tengahnya seukuran tungku kompor, namun tak lebih besar dari diameter piring. Guna jarak di antara api dan piring adalah menjaga suhu panas pada piring berisi martabak agar tak mudah gosong, karena adonan martabak cukup tebal. “Jika langsung di atas api, nanti kulit bawahnya sudah matang, tapi atasnya belum,” ujar Bpk. Juanda, pemilik usaha ini.

Posisi piring juga harus seimbang dan tepat diletakkan di tengah cerobong agar martabak yang dihasilkan memiliki ketebalan yang rata di setiap sisinya. Martabak piring tersedia dalam ukuran diameter 18 dan 24 sentimeter.

Tawarkan toping kreatif!

Adonan martabak dipanggang kira-kira 5 - 10 menit hingga matang, kemudian siap dihias dengan beragam selai dan toping yang bisa Anda pilih. Semuanya menu diberi nama dengan sentuhan grup musik Korea yang tengah popular di Indonesia. Ada martabak SNSD yang terdiri dari permen warnawarni berbasis buah-buahan yang berlapis selai stroberi, dan permen jelly yang meleleh ketika dipanggang. Ada juga martabak yang diambil dari nama girlband Korea, Girls Generation yang menawarkan taburan serba renyah dengan rasa dan warna-warni atraktif berupa donut crunch dan fruity cereal.

Jika ingin yang segar, Anda bisa memilih K-Pop yang jadi jagoannya. Martabak ini diolesi mayones, lalu diberi toping keju parut, dan beragam buah segar seperti kiwi, anggur merah, stroberi, ceri, dan diberi saus thousand island.

Ada juga Siwon Brow yang menggunakan toping keju parut dan biji cokelat berwarna-warni.

Jika suka kismis, bisa pilih toping Kiss Me menawarkan martabak dengan olesan dasar susu kental manis dengan taburan kismis. Ada juga Suju, yang dikenal sebagai singkatan grup musik Super Junior, namun di kedai ini tampil menjadi martabak dengan olesan dan taburan susu, keju, dan buah ceri hijau plus merah.

Juanda bahkan baru-baru ini menambahkan menu martabak premium dengan taburan cokelat silver queen chunky bar, dan toblerone. “Saya ambil yang sedang tren di masyarakat. Seperti tren korea untuk namanya, lalu tren penggunaan bahan-bahan premium juga saya gunakan untuk martabak piring ini,” imbuhnya.

Martabak piring yang dibanderol mulai Rp 9.500 ini juga sudah membuka cabang di kawasan Pasirkaliki, Bandung. Selain ingin membuka kerjasama kemitraan, Juanda juga ingin terus mengembangkan jenis martabak yang saat ini terdapat 14 jenis. “Saya akan terus kembangkan jenisnya sehingga lebih variatif, misalnya toping pizza, atau burger,” harapnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.