MEMBUAT SATE YANG NIKMAT

Sate makanan banyak orang. Penjualnya juga banyak, tetapi pembelinya pun tak kurang-kurang. Banyak orang yang mencari sate kalau tak ada makanan di rumah. Jenisnya banyak. Mulai dari sate ayam, daging sapi, sampai daging kambing. Tips berikut pasti memban

Saji - - Bahan & Alat - TEKS SEMI • FOTO DOK. SEDAP/SAJI • VISUAL KHARISMA

SATE AYAM

Bagian daging ayam yang diambil untuk sate adalah dada dan paha. Kalau mau empuk, pilih dadanya, kalau mau lebih bertekstur, pilih bagian paha.

Jeroan ayam juga sering dibuat sate. Misal, hati, usus, ampela, dan jantung.

Ayam tak perlu diungkep dahulu sebelum dipanggang. Cukup direndam saja di dalam bumbu agar meresap.

Agar ayam pasti matang, memotonya jangan terlalu tebal. Tipis-tipis saja.

SATE DAGING SAPI

Kesulitan membuat sate daging sapi adalah membuatnya bertekstur empuk. Sehingga orang seringkali mengungkepnya dahulu. Keuntungan sate yang diungkep dahulu, bumbunya meresap dan teksturnya empuk hanya saja rasanya bukan seperti makan daging bakar, tetapi makan daging rebus yang beraroma bakaran.

Paling aman menggunakan daging impor yang tekstur daging empuk. Tetapi kalau menggunakan daging lokal, pilih yang has dalam.

Gunakan pengempuk daging, daun pepaya, atau buah nenas untuk merendam daging. Bisa juga baking powder. Campurkan saja pada bumbu perendam.

SATE KAMBING

Kesulitan membuat daging kambing adalah membuatnya empuk dan hilang baunya. Yang utama, jangan mencuci daging kambing agar baunya tidak semakin keluar. Perasi air jeruk limau di atas daging dan biarkan sebentar. Cara ini ampuh untuk menghilangkan bau.

Selanjutnya daging kambing direndam di dalam bumbu perendam yang dibubuhi baking powder. Boleh juga setelah direndam, dibungkus daun pepaya yang sudah diremas-

remas. Untuk membuat sate kambing, bisa memilih daging has dalam atau daging paha atas bagian belakang.

Agar daging kambing tidak kering, selingi dengan potongan lemak. Lemak yang terbakar, akan menetesi daging di sekitarnya hingga tidak kering.

MEMBAKAR DAGING

Selanjutnya, kalau penanganan daging sudah tepat, cara membakar ikut pengaruh. Bisa saja sate malah jadi keras karena proses membakar yang salah. Api harus berupa bara, bukan menyala-nyala. Kipasi terus hingga tidak menyala-nyala.

Sekadar tips, gunakan arang yang tidak berabu supaya tidak mengotori sate. Misal, arang batok kelapa.

Nah, selamat berjualan sate.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.