TERPESONA TAHU CAMPUR

Saji - - Sapa & Surat Anda -

JI, selain berlangganan SAJI, saya sering juga membeli buku resep SAJI. Baru-baru ini saya membeli buku JAJANAN PINGGIR JALAN. Di dalamnya ada tahu campur yang sudah saya praktikkan. Sajian itu langsung saja memikat hati Ibu Mertua. Saya sendiri jadi menantu yang bangga.

Semoga SAJI tidak berhenti membuat resep-resep nikmat, ya, JI.

Astari Melinda, Jakarta Barat

Senang mengetahui Anda mendapat pujian dari Mertua tercinta. Tentu saja kami akan menyuguhkan resep nikmat dalam semua sajian kami.

Sudahkah Anda membawakan anak-anak dan suami bekal? Di edisi 264 kami sudah mengajak seluruh Pembaca untuk melakukannya mengingat banyak manfaat yang bisa kita raih. Membawa bekal akan sangat ekonomis karena bekal yang disediakan di rumah pasti lebih hemat ketimbang membeli.

Bekal yang dibuat di rumah karena dibuat dalam jumlah sedikit, pasti terjaga kebersihannya. Berbeda dengan makanan yang dibuat masal. Belum lagi saat menjajakannya yang seringkali tidak memperhatikan soal higienitas. Anda juga tak bisa memantau kalau kalau di dalam makanan yang dibeli sudah diberi pengawet, pewarna, atau bahan tambahan yang tidak sehat.

Membawakan bekal juga menciptakan hubungan keluarga yang makin erat. Ketika menyantap bekal yang Anda buat, suami dan anak-anak akan teringat pada Anda si pembuat bekal. Mereka akan bangga dengan karya Anda yang lezat dan cinta yang Anda bagi lewat bekal yang mereka bawa. Inspirasi bekalnya bisa diambil dari resep-resep kami yang selalu lezat dan kreatif.

Nah, ayo bawa bekal.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.