PEPES SAGU ANEKA ISI

Saji - - Inspirasi Usaha -

Selain pepes ikan yang disajikan sebagai teman makan nasi, kota Bogor juga punya pepes yang berupa kudapan. Pepes sagu, namanya. Pepes ini bisa ditemukan di berbagai pelosok kota terutama di tempat-tempat jajanan.

Namun ada satu penjual pepes sagu yang punya ragam isi. Penjualnya, Daniel Thung, tidak memberi merek pada pepesnya. “Pepes ini sudah disajikan sejak lama di keluarga kami, dan mulai dijual tahun 50-an,” jelas Daniel Thung (44), generasi kedua penjual pepes sagu di Bogor ini.

Isi pepesnya berupa adonan sagu, tepung ketan, gula merah, santan, dan air. Setelah tercampur, Daniel menambahkan potongan pisang raja. Seperti pepes lainnya, tentu adonannya dibungkus daun dahulu lalu dipanggang hingga matang dan harum. Rasanya manis dan wangi dengan tesktur agak lengket khas sagu dan ketan. Harga satu buah pepes ini cukup Rp 4 ribu saja.

Di tangan Daniel yang mulai menangani bisnis ini sejak tahun 1997, muncul lahir variasi pepes sagu. Di antaranya pepes pisang sagu, pisang keju, hingga pisang cokelat yang dicampurkan dengan choco chip. Harga varian ini dipatok Rp 5 ribu per buah.

Dalam sehari, Daniel mengaku harus memproduksi 150 bungkus pepes sagu per hari. Bahkan di akhir pekan, jumlahnya meningkat hingga 500 bungkus. Pepes ini dijual menggunakan gerobak yang mangkal di Jl. Surya Kencana mulai pukul 08.30 – 17.00.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.