BERBURU HIDANGAN LEZAT DI PROBOLINGGO

BERBURU HIDANGAN LEZAT DI PROBOLINGGO

Saji - - Halaman Depan - TEKS & FOTO ISRO ADI • VISUAL TRIANA TANGJONG

Singgah di Probolinggo merupakan kesempatan baik untuk mencicipi ketan keratok yang legendaris. Tetapi tak hanya itu yang bisa Anda coba di kota kecil di Jawa Timur ini. Ada nasi jagung dan nasi sambelan yang bikin Anda kepingin kembali terus ke sini. Tunggu apalagi? Ayo, kita telusuri.

Nasi jagung adalah makanan pokok pengganti beras yang cukup populer di kota ini. Salah satu warung makan yang sangat terkenal dengan menu nasi jagung adalah Warung Merpati. Tempatnya sederhana, namun sangat laris sejak berdiri tahun 1982.

Warung makan ini hanya menjual satu menu, yaitu nasi jagung yang ditumbuk kasar. Bahannya seratus persen pipilan jagung yang dikukus satu jam hingga empuk dan mekar, lalu ditumbuk. Layaknya nasi rames, nasi jagung disajikan bersama aneka lauk rumahan yang pilihannya beragam. Antara lain urap, lodeh pepaya, ikan asin, perkedel kentang, dan balado tongkol suwir. Ada juga sayur tahu, telur dadar, dan perkedel jagung.

Salah satu sajian yang membuat warung ini begitu istimewa adalah kehadiran pelengkap sambal nikmat yang konon tak ada lawannya di kota ini. Sambal terung namanya. Sambal ini dibuat dari tomat, cabai merah, rawit goreng, bawang merah, bawang putih, terasi, dan sedikit garam. Semuanya diulek di atas cobek raksasa plus kukusan terung.

Selain nasi jagung dan sambal terungnya yang melegenda, biasanya pembeli juga menutup acara bersantap dengan minuman khas Warung Merpati. Bukan es atau wedangan, melainkan segelas teh hangat yang harum. Maklum di dalam teh terdapat kayumanis. Setyo Wahyuni (44), penerus usaha ini, selalu melayani pembelinya dengan jam buka yang juga tak biasa dibandingkan warung lain, yaitu mulai pukul 3 sore hingga 3 pagi. Satu porsi nasi jagung lengkap dan teh manis dibanderol Rp 8 ribu.

Konon rawon nguling sudah berdiri sejak tahun 1940-an. Lokasinya dengan mudah kita jumpai yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari gerbang perbatasan Pasuruan-Probolinggo. Walaupun sudah buka di beberapa cabang, rasanya akan lebih afdal jika kita dapat menikmati di tempat asalnya.

Nasi rawon adalah andalan rumah makan ini. Satu porsi Rawon Nguling merupakan sajian yang terdiri dari semangkuk daging rawon,

Nasi dendeng merupakan sajian khas di kota ini. Sepiring nasi dendeng Probolinggo dilengkapi dengan beberapa lauk dan sejumput sambal. Makanya lebih dikenal dengan sebutan Nasi Sambelan. Yang paling terkenal adalah Nasi Sambelan Nyak Nyong. Sepiring hidangan ini berisi 2 macam daging, yakni dendeng dan daging masak santan. Teman lainnya adalah mi goreng, serundeng kelapa, dan sambal.

sepiring nasi putih, serta satu mangkuk kecil penuh taoge segar sebagai pelengkap. Rawon ini melegenda karena rasanya yang khas dan tak terkikis dari masa ke masa.

Rasa khas dari Rawon Nguling didapat dari keluak sebagai salah satu bumbu utama. Rawon Nguling diolah dari potongan daging sapi yang direbus bersama bumbu seperti daun salam, daun jeruk, lengkuas, kunyit, serai, dan tumisan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, ketumbar, kunyit, dan keluak. Kuahnya berwarna cokelat kehitaman dan cukup berminyak. Saking larisnya, dibutuhkan sedikitnya 40-50 kilogram daging untuk diolah setiap hari. Satu porsi nasi rawon dibanderol Rp 21 ribu. Warung ini buka mulai pukul 05.00-22.00. Tak perlu takut tidak kebagian tempat jika ingin bersantap di sini. Rumah makan ini mampu menampung hingga delapan puluh orang.

Dendengnya manis beraroma ketumbar. Sementara daging santannya sangat gurih akibat direbus di dalam santan bersama rempah rahasia selama 6 jam. Resep keluarga ini telah diturunkan kepada generasi kedua Kedai Nyak Nyong, Ibu Sumiyati. Santan yang menyusut, menyisakan kuah yang sangat kental.

Ibu Sumiyati membutuhkan 15 kilogram daging sapi dan sekitar 30 butir kelapa untuk setiap kali memasak daging. Seporsi nasi

Nah, hidangan yang ini sudah jarang penjualnya. Ketan keratok, namanya. Di Probolinggo kita bisa menemukan pedagang ketan ini di kawasan jalan Soetomo, persis di depan bangunan bekas bioskop Garuda. Sejak tahun 1970-an, kedai ketan ini menjadi tempat penyaji ketan paling laris.

Ketan keratok merupakan sajian beras ketan dan keratok. Keratok adalah sejenis kacang-kacangan dari tanaman merambat yang umumnya tumbuh di hutan atau ladang-ladang kering di sekitar Jawa Timur. Di kedai ini, Ibu Nunung dan Bapak Arbai mengolah keratok secara sambelan dibanderol Rp 17.500. Kedainya menempati garasi rumah berkapasitas hingga 40 orang. Kenikmatannya ditawarkan mulai pukul 5 subuh hingga ludes sekitar pukul 1 siang.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.