BELAJAR DARI DEMO

Saji - - Sapa & Surat Anda -

JI, beberapa minggu lalu saya menghadiri cooking show yang digelar kakakmu, MAJALAH SEDAP di Hotel Ciputra. Saya mencoba membuat bolu gulung yang dilukis itu, lo. Kebetulan saya senang melukis. Saya memang sudah lama ingin tahu teknik membuat bolu gulung yang dilukis itu. Makanya saya ikut cooking show itu.

Karena atasan saya ulang tahun, saya coba membuatkannya bolu gulung spesial ini. Wah, bingkisan bertuah, JI. Saya langsung kebanjiran pesanan. Padahal selama ini saya juga tidak berjualan karena tidak percaya diri.

Senang, lo, belajar dari demo masak MAJALAH SEDAP. Ayo, SAJI juga bikin acara yang sama.

Mia Rafia - Jakarta Barat

Terima kasih Bu Mia. Semoga usahanya makin berkembang, ya. Coba juga resep kami yang lain, ya.

Sudahkah Anda membawakan anak-anak dan suami bekal? Di edisi 264 kami sudah mengajak seluruh Pembaca untuk melakukannya mengingat banyak manfaat yang bisa kita raih. Membawa bekal akan sangat ekonomis karena bekal yang disediakan di rumah pasti lebih hemat ketimbang membeli.

Bekal yang dibuat di rumah karena dibuat dalam jumlah sedikit, pasti terjaga kebersihannya. Berbeda dengan makanan yang dibuat masal. Belum lagi saat menjajakannya yang seringkali tidak memperhatikan soal higienitas. Anda juga tak bisa memantau kalau kalau di dalam makanan yang dibeli sudah diberi pengawet, pewarna, atau bahan tambahan yang tidak sehat.

Membawakan bekal juga menciptakan hubungan keluarga yang makin erat. Ketika menyantap bekal yang Anda buat, suami dan anak-anak akan teringat pada Anda si pembuat bekal. Mereka akan bangga dengan karya Anda yang lezat dan cinta yang Anda bagi lewat bekal yang mereka bawa. Inspirasi bekalnya bisa diambil dari resep-resep kami yang selalu lezat dan kreatif.

Nah, ayo bawa bekal.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.