TAWARKAN ANEKA KUE BETAWI

MAMPANG HOUSE OF TALAM, JAKARTA

Saji - - Artikel - TEKS & FOTO MIFTAKH FARIED • VISUAL TRIANA TANGJONG

Tujuannya tak semata mencari penghasilan, tetapi juga untuk melestarikan kue-kue khas Betawi. Demi melaksanakan niatnya itu, Ernawati (44) mendirikan House of Talam. Niat mulianya ternyata juga mendulang keuntungan. Kue talam buatannya mengundang banyak pembeli. Mari kita simak kisahnya.

Erna, sapaan ibu 2 anak ini. Ia menjual 5 macam talam tradisional sebagai produk andalannya. Ada talam bulan, talam bumbu, talam manis, talam ubi, dan talam ijo sekapur. Semua kue talam ini dibuat di rumahnya yang terletak di kawasan Mampang Jakarta Selatan. Makanya usahanya diberi nama Mampang House of Talam.

Di bawah komando sang Ibu, Munani (74) dan beberapa sanak-saudaranya, Erna memproduksi ratusan kue talam setiap hari untuk memenuhi pesanan pembeli yang datang dari berbagai kalangan di Jakarta termasuk pelanggannya dari luar kota, antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, sampai Australia. Setiap menjelang puasa dan Lebaran, produksi mereka malah mencapai dua ribu potong setiap hari. Luar biasa, bukan?

MEMBERI SENTUHAN BERBEDA

Usaha kue ini memang dirintis Erna dengan tujuan yang mulia. Tak hanya sekadar berjualan dan memperoleh keuntungan, Erna juga memiliki misi untuk memperkenalkan kue-kue tradisional Betawi. Kedua orang tua Erna memang berasal dari suku Betawi asli. Munani, sang Ibu, dikenal sejak dulu sebagai ahli masak yang jasanya sering dipakai jika ada pesta pernikahan maupun acara tertentu di kalangan masyarakat Betawi.

Bermodalkan resep-resep kue yang diturunkan oleh ibunya inilah Erna berani terjun menekuni usaha kue tradisonal Betawi. Ia lalu membuat riset kecil-kecilan. Jika selama ini kue talam yang dikenal masyarakat hanya talam manis. Ia lalu mencari talam jenis lainnya yang biasanya muncul hanya pada saat-saat khusus saja. Misalnya, pernikahan Betawi, acara kelahiran, hingga Hari Raya. Selain itu, Erna juga melihat tak banyak penjual kue tradisional Betawi yang menyediakan seluruh pilihan menunya setiap saat. “Biasanya, kan, hanya saat hajatan saja kita bisa menemukan kue-kue ini,” ujar Erna.

Agar memiliki ciri khas dalam usahanya ia lantas membuat beberapa produk yang berbeda dari toko-toko kue yang sudah lebih dulu ada. Terbukti, keistimewaan toko kue milik Erna terletak pada jenisnya yang beragam. Ia meracik ulang resep dasarnya agar setiap talam memiliki citarasa yang berbeda-beda. Misalnya, talam ijo sekapur yang jadi salah satu best sellernya. Talam dari tepung beras dan tepung sagu ini disajikannya bersama kelapa parut plus siraman gula merah. Sementara talam hijau di tempat lain tampil polos.

Talam asinnya pun dibuat dengan sentuhan rempah yang harum. Talam berwarna putih dari campuran tepung beras dan santan ini disajikan bersama bumbu yang dibuat dari campuran kelapa parut, ebi, dan bawang goreng. Agar lebih nikmat, Erna memodifikasi talam bumbu ini dengan tambahan rempah serai dan cabai yang disangrai, plus irisan kucai. Saat disantap, rasa talam ebi lebih gurih.

BUKA PELUANG DI MANAMANA

Talam klasik yang sering dipesan orang adalah jenis talam bulan dan talam manis. Talam bulan terdiri dari 2 adonan hijau bagian luarnya dan putih di bagian dalamnya. Sedangkan talam manis ditawarkan dalam 2 pilihan, yaitu lapis hijau-putih, dan lapis hijau cokelat.

Talam-talam ini bisa dipesan kapan pun sesuai keinginan pembeli. Erna menjualnya per loyang dengan harga antara Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu-an. Jika dalam jumlah potongan, harganya dibanderol sekitar Rp 2 ribu-Rp 3 ribu per buah. Dengan minimal pembelian Rp 250 ribu, ia memberikan layan antar seantero Jabodetabek.

Keberanian merintis usaha kue ini dimulai Erna pada tahun 2008-an. Erna saat itu masih tercatat sebagai pekerja kantoran. Sambil bekerja, ia juga berjualan kue. Kue yang dijualnya pertama kali juga bukan kue talam, melainkan pepe (lapis sagu). Tanpa toko dan tempat usaha khusus, ia jinjing kuenya ke kantor dan dijajakan pada rekan kerjanya. Keesokan harinya, Erna mencoba berjualan kue lainnya dengan berbekal resep-resep yang diturunkan sang ibu. Kue talam termasuk di dalamnya. Ia juga mengembangkan pilihan kue Betawi lainnya dan mulai memasukkan ke dalam menumenunya. Antara lain tape uli, dodol, wajik, geplak, dan kue bawang Betawi.

Kue yang enak saja tak mampu membuat sebuah usaha bisa berjalan mulus dan sukses. Hal itulah yang disadari Erna sejak pertama kali berjualan. Ia berpikir keras mencari cara agar bisa memperkenalkan produknya dan pembeli datang memesan. Ia lalu memperluas area “jajahannya” tak hanya di kantor tempatnya bekerja. Erna menawarkan kue-kue ini pada berbagai departemen pemerintahan. Alasannya, kantor-kantor pemerintahan sering menyelenggarakan rapat dan berbagai acara resmi.

Kreativitas Erna juga dibuktikan melalui keberaniannya menawarkan diri pada sebuah acara khusus bersama Presiden Indonesia Terpilih. Joko Widodo. Dengan kejelian dan keberaniannya, ia melihat kesempatan yang baik untuk membawakan kuekue buatannya pada Jokowi langsung kala itu. Tak hanya itu, sistem jemput bola juga dilakukan Erna saat ada acara khusus di bebrapa kementrian dan kantor pemerintahan. “Yang penting orang harus coba dulu,” tutur Erna yang akhirnya memutuskan keluar dari pekerjaannya agar fokus bisa membesarkan usaha ini.

Untuk memantapkan langkahnya, pada tahun 2012, Erna mulai membuat website khusus yang berisi usaha dan produknya agar pembeli juga dapat memesan secara online semua makanan yang dibuatnya itu. Selain berjualan offline, ia sadar saat ini membangun merek dan usahanya melalui online juga harus dilakukan. Melalui website www.houseoftalam.com serta akun twitter dan facebooknya, Erna rajin memperbaharui produk dan menu produksinya setiap hari.

Berkat kegigihannya, ia mulai menuai banyak pesanan untuk berbagai acara. Mulai dari rapat, arisan, snack box untuk gathering, dan masih banyak lagi. Beberapa pejabat di pemerintahan juga memesan ulang dan menjadi langganannya hingga kini. Bahkan setiap menjelang puasa dan Lebaran, Erna harus meningkatkan produksinya hingga sedikitnya satu kuintal tepung sagu per 2 minggu. Untuk kelapanya, Erna sudah memiliki 3 penyalur kelapa berkualitas yang rutin memasoknya setiap hari.

Nah, langkah sukses Erna bisa Anda tiru mulai sekarang juga!

MAMPANG HOUSE OF TALAM Jl. Mampang Prapatan I RT 4 RW 6 No. 10 Jakarta Selatan Telp. 089605895690

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.