UKURANNYA BESAR, TOPINGNYA MELIMPAH!

Bandros yang satu ini larisnya bukan main. Sedikitnya 1500 buah bandros terjual setiap hari. Padahal kedainya baru buka 6 bulan lalu. Apa yang membuat orang rela mengantre di kedai yang terletak di Cimahi, Jawa Barat ini? Penasaran?

Saji - - Aktual - TEKS & FOTO MIFTAKH FARIED • VISUAL TRIANA TANGJONG

Banyak keistimewaan bandros buatan Aep Saepudin (54) ini. Pertama ukurannya yang besar, sebesar kue pukis, sampaisampai dijuluki bandros jumbo oleh pelangganya. Kedua, teksturnya yang lembut karena ke dalam adonan tepung beras, terigu, dan kelapa parut, Aep menambahkan telur bebek. “Telur bebek dan terigu, bikin bandros lebih mengembang, padat, dan tidak mengempis ketika dingin,” tuturnya.

Masih ada keistimewaan bandros yang diberi merek Update ini. Bandros yang mengikuti perkembangan zaman, sesuai namanya itu, disajikan bersama beragam toping. Ada bandros cokelat ceres, keju, kopyor, dan spesial boehoen. Paket bandros boehoen adalah paket yang berisi semua jenis toping. Sepaket terdiri dari 10 buah bandros, tiga bandros bertoping keju, tiga lagi bertoping cokelat ceres, dan empat sisanya bertoping kopyor.

Bandros baru dipanggang saat pembeli datang. Topingnya ikut dipanggang bersama adonan. Setelah diangkat dari pangangan, pilihan toping ditaburkan lagi ketika akan disajikan.

Di antara beberapa pilihan toping, kelapa kopyor termasuk yang paling laris. Taburannya terdiri dari kelapa kopyor dan kelapa muda yang diparut kasar dan masih tampak besar-besar serutannya. Sebelum jadi toping, parutan kelapa ini dikukus dulu. Air kukusannya bukan air biasa, tetapi air kelapa. Tujuannya agar daging kelapa jadi lebih wangi, manis, dan lembut.

Selain bandros bertoping, Aep juga menawarkan bandros original. Bandros ini pun baru dibuat ketika dipesan. Rasanya benar-benar mantap. Kulitnya renyah, dan rasanya gurih.

Kedai bandros yang beroperasi mulai pukul 15.00 setiap hari ini terletak di depan gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di jalan Amir Mahmud, Cimahi. Harga jual antara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu per 10 bandros. Kue tradisional buatan Aep ini juga sering dibeli pembeli dari luar kota sebagai oleh-oleh. Daya tahannya sekitar 2 hari.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.