BERANI MENGOMBINASIKAN SAYUR, JAMUR, HINGGA MOZZARELLA

Saji - - Inspirasi Usaha - TEKS & FOTO MIFTAKH F • VISUAL KHARISMA

BERISI KEJU MELELEH

Kedai batagor Kang Ag di Cijerah, Bandung ini punya satu olahan batagor yang bakal bikin Anda ngiler. Bagaimana tidak? Ketika batagor dibelah, isinya meleleh keluar dan sangat menggiurkan. Adalah keju mozzarella yang biasanya digunakan sebagai toping pizza justru jadi isian batagor Ag. Rasanya sudah pasti nikmat. Buktinya kedai ini tak pernah sepi pengunjung.

Asep Gumelar, sang pemilik usaha ini, mendapat inspirasi ketika menyadari kedainya terletak tak jauh dari sebuah gerai pizza ternama. “Pizza itu sering pakai keju mozzarella yang meleleh-leleh dan dinilainya sangat menggiurkan. Nah, batagor juga boleh dong tampil menggiurkan dengan mozarella,” cetusnya penuh semangat.

Setelah menguji coba beberapa hari, Asep berhasil menemukan komposisi resep yang tepat. Untuk membuatnya, Asep menggunakan kulit pangsit tebal yang diisi adonan batagor. Adonan batagornya berbahan ikan tenggiri dan sagu yang ditengahnya diselipkan sebatang keju mozzarella berukuran cukup besar, lalu ditutup kembali menggunakan adonan. Nah, batagor pun siap digoreng dengan api sedang hingga matang. Semua batagor harus digoreng dadakan saat pembeli memesan. Cara ini membuat batagor bisa tersaji panas dan isinya meleleh-leleh.

Sebuah batagor berukuran jumbo ini dijual Rp 6.500 per buah. Ketika dibelah, wow… kejunya meleleh keluar. Nikmat sekali perpaduan batagor gurih dengan mozzarella nan kenyal ini. Cocolannya pun bukan saus kacang biasa. Asep menyebutnya saus kamoy, yaitu perpaduan saus kacang dan mayones yang terasa legit, pedas, dan sedikit asam. Selain bisa dinikmati langsung, Asep juga menyediakan versi beku yang sudah digoreng hingga ¾ matang. Targetnya adalah pengunjung yang hendak menjinjingnya sebagai oleh-oleh. “Nanti tinggal digoreng sebentar atau dipanaskan menggunakan microwave,” tutupnya.

Sejak menelurkan kreasi baru yang terbilang modern pada jajanan tradisional, kedainya makin mencuat di kalangan anak muda dan turis.

DICAMPUR JAMUR DAN CORDON BLEU

Ada lagi batagor kreatif yang bisa kita temukan di kedai BEM Batagor yang terletak di kawasan Kopo, Bandung. Di sini kita bisa menemukan batagor jamur yang tak pernah ada sebelumnya bukan? Batagor ini menggunakan adonan dasar ikan tenggiri, udang, ebi dan sagu, lalu ditambahkan irisan jamur kuping. Rasanya nikmat sekali!

Terobosan lainnya di kedai ini juga ada batagor rujak. Menu ini menyajikan batagor original yang disajikan ala pempek, yaitu ditambahkan mi, irisan timun, bubuk ebi, dan kuah cuko. Rasanya sungguh tak mengecewakan. Beben Mubarak, sang pemilik kedai memang penuh terobosan untuk menciptakan menumenu baru berbasis batagor. Ia bahkan punya variasi batagor dengan sentuhan modern. Namanya batagor cordon bleu. Menu ini menyajikan adonan batagor yang bagian dalamnya diisi keju, lalu dibagian luarnya dilapisi tepung roti. Setelah digoreng hingga matang, batagor ini disajikan dengan saus kacang dan mayones. Layak Anda cicipi.

Baru-baru ini Beben juga meluncurkan kreasi Batagor Gulung Tabur Keju. Menu ini menggunakan sebuah sosis yang dibalut adonan batagor, lalu digoreng. Setelah itu, batagor diiris-iris, dan disajikan bersama mayones dan taburan keju. Hm.. enaknya. Semua batagor ini ditawarkan mulai RP 3.500 – Rp 7.000 per buah. Berkat kreativitasnya yang berani, usaha ini tak butuh waktu lama untuk mengikat hati pembeli. Kedainya ramai bukan main meski baru buka awal tahun 2015.

KOMBINASI SAYURAN

Di Depok, ada juga batagor yang tak kalah unik. Sang pemilik, Didit J. Tranggono, mengombinasikan sayuran ke dalam adonan batagor. Kreativitas lainnya, batagor ini diberi nama sesuai warna sayurnya. Yaitu batagor hijau dan oranye. Batagor hijau terbuat dengan tambahan bayam, sedangkan oranye ditambahkan wortel. “Jadi batagor isinya tidak hanya karbohidrat dan protein saja, tapi juga ditambahkan vitamin dan serat dari sayuran,” jelasnya.

Untuk membuat batagor hijau, Didit menggunakan daun bayam segar yang dihaluskan, lalu dicampurkan dalam adonan batagor. Adonan dasar batagor buatan menggunakan bahan utama ikan tuna dan sagu. Begitu juga dengan batagor oranye yang menggunakan jus wortel sebagai campurannya.

Adonan ini kemudian dibungkus menggunakan kulit siomay, lalu dikukus hingga matang. Nah, batagor berwarna-warni ini siap digoreng jika ada pelanggan memesan. Harganya sangat terjangkau, cukup Rp 2 ribu per buah. Didit menjualnya dalam bentuk porsian seharga Rp 8 ribu, berisi 4 buah batagor.

Rasa batagor semakin kaya dengan penambahan sayuran. Teksturnya pun lebih padat dan mangenyangkan. Batagor ini disajikan dengan saus kacang legit, saus sambal, dan saus tomat. Jika penasaran dengan rasanya, Anda bisa berkunjung ke Kampoeng Makan di Depok yang buka mulai pukul 09.00 – 21.00. Batagor ini amat disukai anakanak, lo.

SPESIALIS OLEH-OLEH

Batagor memang nikmat disantap saat masih panas atau hangat. Sensasi renyah dan rasanya memang terasa lebih nikmat jika baru digoreng. Jika sudah lama berada di suhu ruang, biasanya batagor sudah melempem dan berkurang kelezatannya. Dari situlah Lelly Cholidah Aziz, terinspirasi untuk menyediakan batagor beku yang bisa dinikmati kapan saja dalam kondisi panas. “Jadi di rumah pun bisa menikmati batagor hangat karena digoreng dadakan, dan sudah lengkap dengan saus kacangnya,” terang Lelly, pemilik usaha Batagor Han-Han.

Jelas tidak mudah menangani makanan basah yang diperuntukkan sebagai buah tangan. Selain menjamin batagor buatannya menggunakan ikan tenggiri segar dan bahan berkualitas, Lelly juga membuat konsep khusus dalam menangani kemasannya. Karena jika membidik pangsa oleholeh, maka kemasan aman, kuat, sekaligus praktis harus dijamin.

Untuk membuat batagor yang tahan lama, Lelly menggoreng dulu batagor dan siomay setengah matang. Setelah dingin, baru dimasukkan dalam kemasan khusus berbahan plastik nilon, lalu dihisap udaranya (vakum), dan dibekukan. Untuk menikmatinya, cukup digoreng atau dikukus, sesuai selera.

Untuk perjalanan atau pengiriman jarak jauh, Lelly menambah kemasan menggunakan styrofoam kedap udara untuk mempertahankan suhu batagor tetap dingin dan aman selama 40 jam. “Selain dikirim di dalam negeri, batagor ini juga kerap dibawa sebagai oleh-oleh ke luar negeri. Paling jauh pernah dibawa ke Swiss dan Belanda, dan kondisi batagor tetap baik,” tutupnya.

Ia menawarkan batagornya dengan harga Rp 35 ribu berisi 5 buah batagor yang dibungkus dalam kemasan khusus sehingga batagor ini dapat bertahan selama 40 jam dalam suhu ruang. Jenisnya ada bakso tahu dan siomay goreng. “Jika disimpan dalam kondisi beku, batagor ini bisa bertahan hingga 6 bulan,” imbuhnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.