PANGGANG GELENG NIKMAT & SATE PADANG DUA SAUS

Saji - - Pelesir -

Rumah makan Ajo menawarkan ikan hiu sebagai menu andalan. Ada dua jenis olahan hiu yang disajikan yaitu gulai ikan hiu dan sup ikan hiu. Gulai ikan hiu berkuah santan. Rempahnya dibuat dari bumbu halus antara lain cabe merah, bawang merah, bawang putih, dan kemiri yang ditumis dahulu sebelum dicampur santan.

Gulai khas Sibolga punya ciri khas pada kesegarannya yang datang dari asam potong yang dimasukkan ke dalam hidangan sebelum diangkat. “Bahan ini wajib dipakai,”ucap Susi yang mewarisi usaha rumah makan itu dari sang ayah.

Ada satu lagi bahan yang jadi ciri lain gulai khas Sibolga, yaitu terung telunjuk yang dimasak bersama ikan. Terung ini berwarna hijau dan ukurannya setelunjuk orang dewasa.

Arsik juga menjadi menu favorit di sini. Arsik Sibolga menyerupai asam padeh-nya orang Minang, berwarna merah kuat. “Bumbunya mirip asam pade. Antara lain cabe merah, kunyit, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan asam potong. Hanya saja Arsik khas Sibolga dimasak tanpa banyak kuah. Jenis ikan yang digunakan adalah ikan mas atau nila.

Sayur khasnya ada anyang yang terbuat dari bunga pepaya, taoge, dan daun pakis. Sudah pasti anyangnya memiliki rasa yang pahit, tapi rasa pahitnya masih bisa dinetralisir lidah. Untuk mengurangi rasa pahit, Susi menggunakan daun jambu, atau bisa juga asam potong yang direbus bersama bunga pepaya.

Sedangkan daun pakis dan taoge hanya direndam dalam air panas. “Daun pakis itu, kan, lembut, jika kematangan jadi tidak enak lagi,” terang Susi. Bumbu anyang terbuat dari kelapa dan bumbu dasar kuning yang sudah digiling kasar. Antara lain kunyit, bawang merah, kemiri, cabe rawit, dan gula merah. Aneka sajian dijual mulai Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu-an.

Rumah makan yang sudah berusia 40 tahun ini buka sejak pukul 10 -18.00.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.