CILOK SATE ANEKA RASA

CILOK GORENG PASUNDAN, BANDUNG Seperti tak ada habisnya para penjual makanan mengembangkan cilok. Di Bandung, ada penjual cilok yang mematangkan kudapan ini dengan cara digoreng bukan dikukus. Adonannya pun dibuat berbagai rasa. Penasaran?

Saji - - Aktual - TEKS & FOTO MIFTAKH FARIED • VISUAL KHARISMA

Jajanan bermerek Cilok Pasundan ini sungguh tampil modern. Sajiannya ditusuki tusuk satai, teksturya juga renyah, seperti bakso goreng. Jadi sungguh berbeda dengan cilok tradisional yang umumnya dikukus.

Setiap tusuk cilok berisi empat butir bulatan aci yang sudah digoreng. Setiap cilok ditawarkan beragam pilihan rasa. Yang paling laris antara lain cilok keju dan cilok sosis.

Untuk cilok keju, parutan kejunya tak hanya tersaji sebagai toping, tapi juga ikut dimasukkan ke dalam adonan cilok dalam jumlah banyak hingga cilok berwarna kekuningan. Saat digoreng aroma keju menguar hingga menerbitkan air liur.

Ragam lain yang tak kalah lezat adalah cilok sosis. Irisan sosisnya diselipkan di dalam adonan cilok sebelum digoreng. Kalau digigit bagian luanya renyah, dalamnya empuk- kenyal, gurih, sekaligus nikmat dengan sosis yang begitu dominan. Baik cilok keju maupun cilok sosis disajikan bersama tiga saus standar khas Cilok pasundan, yakni dengan siraman saus cabai, saus tomat, dan mayones.

Pilihan cilok goreng rasa klasik juga tersedia di sini. Ada cilok original yang disantap bersama bumbu kacang, ada juga cilok bumbu pedas. Cilok bumbu pedas berwarna kemerahan, hasil campuran bumbu cabai dan tepung aci. Rasa pedasnya menggigit dan dijamin bikin ketagihan. Semua cilok terasa gurih karena sang pemilik Uus Genius Usman (36) menambahkan ayam giling ke dalam adonan.

Cilok goreng ini bisa disantap praktis tanpa belepotan karena disuguhkan dalam tusukan bambu. Setiap tusuk berisi empat buah cilok.

DIJUAL FROZEN HINGGA VERSI MINI

Selain dijual untuk disantap langsung, cilok juga dijual dalam kemasan beku (frozen). Yang ini banyak dijadikan oleh- oleh. Setiap kemasan vakum ini berisi 10 tusuk cilok. Harganya mulai Rp 20 ribuan.

Pembeli juga bisa memilih cilok mini, paket yang lebih ekonomis. Isinya 10 tusuk cilok ukuran mungilmungil. Jajanan ini bisa dinikmati seharga Rp 5 ribu saja. Dalam tiap kemasan sudah dilengkapi saus kacang.

Kemasan juga dibuat kedap udara (vakum) untuk menjaga daya tahan cilok hingga 4- 5 hari dalam suhu ruang.

Ide menggoreng cilok muncul enam bulan lalu melihat produk kreatif rujak cireng hingga cireng krispi. “Lalu saya membuatnya dalam versi cilok yang digoreng, dengan tambahan keju dan cabai pada adonannya,” tutur Uus.

Dalam sehari, ini memproduksi sekitar 1.500 tusuk cilok. Rahasia ciloknya laris manis terletak pada resep adonannya yang ditambahkan daging paha ayam agar lebih nikmat. Luar biasa, bukan?

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.