Amat... Al

Saji - - Pelesir -

Hanya es kacang hijau (ijo) yang ditawarkan dalam kedai ini. Tetapi antrean pembelinya bukan main. Anda harus ekstra sabar menunggu giliran dilayani. Padahal kedai milik Haji Rifai sudah memiliki 4 cabang yang tersebar di Sidoarjo. Salah satunya terletak di kompleks perumahan Pondok Jati Sidoarjo.

Keistimewaan es kacang ijonya ada pada bulir kacangnya yang pecah. Kuah santannya yang gurih makin membuat sajian ini istimewa. Buka sejak tahun 1998, bukan tanpa alasan jika usahanya masih bertahan hingga kini. “Kacang ijo buatan Ayah menggunakan kacang hijau pilihan dan diolah secara higienis,” ujar Yusuf, putra sekaligus penerus usaha ini.

Gulanya menggunakan gula asli, bukan pemanis, dan dibuat tanpa pengawet. Dalam sehari tak kurang 9 kilogram kacang hijau dibutuhkan untuk berjualan mulai pukul 2 siang hingga pukul 9 malam. Santan sebagai kuahnya diambil dari kelapa tua pilihan. “Jumlahnya tidak tentu karena santan yang dihasilkan bisa bedabeda. Tapi rata-rata sekitar 15 kelapa tua yang besar,” jelasnya.

Untuk proses masak dan pengolahan masih ditangani langsung oleh sang ayah. Tujuannya untuk menjaga kualitas rasanya tidak berubah. Sedangkan Yusuf, kebagian tugas mempromosikan. Seporsi es ini hanya Rp 5 ribu. Jika ingin disajikan dingin, Yusuf menambahkan parutan es batu sebelum diberi toping susu kental manis.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.