MERENCANAKAN BRAND USAHA KATERING

Saji - - Konsultasi Ukm - Kirimkan pertanyaan tentang segala hal yang menyangkut usaha kuliner, baik yang sudah berjalan maupun yang akan berjalan melalui faks 021 5347967 atau via emai: saji. ukm@gramedia-majalah.com

Tanya:

Bu Wulan,

buka usaha di bidang Saat ini saya sedang merencanakan

pesta. Saya ingin nama usaha katering yang melayani acara

luas nantinya. Jika katering saya katering dikenal oleh kalangan

yang memesan katering saya. terkenal, maka akan banyak orang

usaha, apa yang sebaiknya saya Sebelum saya menentukan nama

saja haldalam penentuan nama? Apa pertimbangkan agar tak salah

? berkaitan dengan nama usaha hal yang harus saya perhatikan

Lilis Marlina – Bandung

Jawaban:

Dear Ibu Lilis, Usaha katering yang terkenal memang bisa jadi membuat calon pelanggan memutuskan untuk menggunakan jasanya. Untuk itu penting merencanakan nama usaha atau Brand-nya sejak awal. Tak hanya Brand atau nama usaha, bila kateringnya ingin membuat badan usaha juga memikirkan nama perusahaan dalam bentuk Persekutuan Komanditer (CV) atau Perseroan Terbatas (PT). Apa saja yang perlu direncanakan khususnya yang menyangkut nama usaha katering? Berikut ini adalah hal-hal yang perlu direncanakan : 1. NAMA KATERING

Kebanyakan usaha katering menggunakan nama pemiliknya sebagai Brand usahanya, contohnya seperti Rosa Catering dan Puspa Catering. Selain itu ada juga yang menggunakan nama daerah seperti Pasar Minggu Catering, misalnya. Apa pun nama usaha katering Anda, usahakan tak terlalu panjang namanya. Cukup dengan satu atau maksimal 2 kata untuk nama kateringnya akan lebih baik. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan mengingat nama katering Anda.

Usahakan sebelum Anda memilih nama usaha sebaiknya melakukan cek apakah nama katering tersebut sudah digunakan oleh usaha lain agar namanya tidak sama. Di kemudian hari penggunaan nama yang sama bisa menjadi masalah. Apalagi jika katering makin dikenal. Lakukan browsing di internet untuk mencari tahu apakah sudah ada usaha katering yang menggunakan nama sama dengan pilihan kita. Anda bisa mengaksesnya di Fasilitas On Line Data Merek Indonesia yang disediakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual ( DITJEN HKI) . Akses onlinenya adalah http://penelusuran-merek.dgip. go.id/ atau Menghubungi Direktorat Merek, Ditjen HKI wilayah kota Anda. 2. LOGO KATERING

Logo untuk katering bisa berupa simbol depan huruf seperti A, B,C,D dan seterusnya. Bisa juga menggambarkan jenis usaha seperti gambar pelayan membawakan makanan atau logo aneka jenis makanan. Jika nama usaha menggambarkan nama buah atau bunga, logo bisa jadi menggambarkan nama bunga atau buah tersebut.

Untuk pemilihan logo dikembalikan pada Anda bagaimana bentuknya. Tetapi akan lebih baik jika logo dibuat menarik dan menggambarkan jenis usaha. Logo pun harus diakses dan didaftarkan di Ditjen HKI. 3. WARNA

Anda perlu memikirkan warna yang ‘match’ dan menarik untuk huruf-huruf dalam nama usaha, warna untuk latar belakang nama usaha, warna untuk logo dan latar belakangnya. Usahakan paduan warna terlihat cocok, menarik, dan enak dilihat. Jika warna terlalu bertabrakan, maka akan terlihat terlalu ramai sehingga tak menarik saat dilihat. Paduan desain nama usaha dengan bentuk yang juga berwarna akan jadi satu kesatuan untuk Brand usaha Anda. 4. NAMA BADAN USAHA

Nama badan usaha seperti nama PT dan nama CV bisa diambil dari nama katering. namun bisa ditambahkan karena nama badan usaha biasanya terdiri atas dua sampai tiga kata. Contohnya, nama usaha Anggrek Katering. Nama perusahaan atau PTnya adalah PT Anggrek Boga Indonesia atau CV Anggrek Rasa Mandiri. Konsultasikan nama usaha katering pada konsultan merek dagang atau konsultan HKI atau dengan notaris tempat Anda membuat badan usaha. Biasanya Anda disarankan untuk membuat alternatif nama usaha sebanyak 2-3 pilihan. Tujuannya jika nama badan usaha yang Anda ingini sudah digunakan pihak lain. Anda bisa langsung memilih alternatif nama badan usaha yang lainnya.

Semoga Bermanfaat , Salam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.