YUK, JUALAN REMPEYEK

Meski kelihatan sulit dibuat, sesungguhnya berjualan rempeyek cukup mudah, lo. Yang penting untungnya bisa sangat banyak. Nah, simak kiat membuat rempeyek yang enak.

Saji - - Tips & Trik - TEKS SEMY • FOTO DOK. SEDAP • VISUAL KHARISMA

Rempeyek yang klasik dibuat dari campuran tepung beras, santan, bumbu, dan kacang. Hasilnya biasanya tak selalu enak karena tepung beras membuat rempeyek jadi sangat keras. Perhatikan hal berikut agar hasil rempeyek tipis dan renyah.

BAHAN

Bahan utama rempeyek adalah tepung beras. Tetapi kadang dicampur tepung sagu untuk membuatnya lebih renyah. Perbandingan tepung sagu atau jumlah tepung sagu yang dimasukkan sangat berpengaruh terhadap kelezatan rempeyek yang dibuat.

Perbandingan tepung beras dan tepung sagu antara 10 persen sampai 100 persen tepung beras.

Ada juga orang yang menambahkan tepung terigu ke dalam adonannya. Tujuannya mengurangi tekstur keras pada rempeyek.

SANTAN ATAU AIR?

Keduanya bisa digunakan. Kalau menambahkan air, rempeyek jadi lebih renyah, tetapi rasanya kurang gurih. Kalau santan, rasanya gurih, tetapi rempeyek jadi lebih empuk.

BUMBU

Umumnya orang menggunakan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kencur. Tetapi Anda dapat menambahkan bumbu yang lain. Misal, selain bumbu tadi, ditambahkan kunyit, bumbu kari, atau bumbu lainnya. Bahkan juga terasi.

Dedaunan pengharum seperti daun jeruk, daun kunyit, atau bunga kecombrang bisa digunakan.

ISI

Isi atau sebenarnya toping rempeyek bisa berupa kacangkacangan seperti mede, kacang tanah, kacang kedelai, kacang ijo, kacang tolo bisa digunakan. Matangkan dahulu, paling tidak setengah matang supaya toping tidak mengganggu kerenyahan rempeyek.

AGAR RENYAH HASILNYA:

• Adonan harus encer sehingga adonan mengalir.

• Gunakan minyak kelapa.

• Cara menggoreng, tuang mengalir di pinggir wajan, bukan di tengah minyak.

• Minyak cukup panas sedang. Api yang digunakan jangan terlalu besar, tetapi tidak terlalu kecil.

MENIRISKAN REMPEYEK

Bila sudah digoreng, tiriskan rempeyek sampai tiris betul secara berdiri. Setelah tiris, letakkan di atas kertas agar minyak yang masih menempel, bisa terserap kertas. Minyak yang menempel pada rempeyek bisa membuat rempeyek yang sudah renyah jadi lembek.

Tempatkan dalam stoples yang kering dan tertutup rapat.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.