PELUANG BISNIS WARUNG NASI UDUK & PECEL AYAM

Bisnis kuliner yang jadi pilihan pada minggu ini adalah “Warung Nasi Uduk dan Pecel Ayam”. Bisnis jenis ini menarik untuk dibahas karena jenis makanannya sangat digemari oleh beberapa kalangan mulai dari anak-anak, remaja, serta orang dewasa dengan berbag

Saji - - Panduan Usaha - TEKS WULAN AYODYA • VISUAL KHARISMA WULAN AYODYA UKMKU LEARNING CENTRE WWW.UKMKU.COM

Jika diperhatikan di sepanjang jalan besar pasti ada saja yang menjual nasi uduk dan pecel ayam terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Jika mengarah ke daerah luar Jakarta, menu pecel ayam juga banyak ditemui walaupun tak semua menyediakan nasi uduk. Biasanya jika hanya menyediakan menu pecel ayam, pasti juga tersedia nasi putih untuk kelengkapannya. Walaupun tak ada nasi uduk, biasanya tetap ada nasi putih.

Pecel ayam terdiri atas potongan ayam goreng yang diberi sambal khas dan lalapan. Sambal yang dihidangkan bukan berupa sambal kacang seperti pecel sayuran, namun lebih kepada sambal cabai, bawang dan tomat yang digoreng bersama lalu dihaluskan.

Di beberapa daerah punya nama berbeda. Misal, menu ayam goreng dan sambal, ayam penyet (karena ayam goreng dihidangkan setelah dipenyet di atas sambal) .

Meski banyak penjualnya, menu jenis ini tetap berpeluang untuk menjaring pembeli.

Sekilas Bisnis

Saat ini usaha skala warung makan banyak dipilih orang untuk mengisi perut terutama bagi mereka yang memiliki dana terbatas. Karena belakangan ini keadaan ekonomi semakin sulit maka warung makan makin digemari oleh banyak orang yang sedang sulit ataupun yang sedang berhemat. Tentunya hal ini merupakan keuntungan bagi usaha warung nasi uduk dan pecel ayam karena akan lebih banyak orang beralih untuk mengisi perut di sini dibanding ke restoran.

Anda tertarik dengan peluang ini? Sebenarnya seperti apa usaha warung nasi uduk dan pecel ayam ini ? Usaha Nasi Uduk dan Pecel Ayam skala warung merupakan usaha skala kecil yang menyediakan berbagai kebutuhan makan dengan konsep sederhana.

Kebanyakan warung makan merupakan tempat makan yang sederhana dan dikunjungi oleh kalangan menengah ke bawah, tetapi banyak pula kalangan kelas menengah keatas makan di sini.

Ciri khas lainnya. Tempat makannya terdiri dari ruang dan perabot yang sederhana. Dengan ciri khas yang sederhana. Tetapi belum tentu menu yang disajikan ‘sederhana’ pula rasanya. Banyak warung nasi uduk yang menyajikan makanan dengan rasa yang sangat enak. Biasanya menu yang enak ini dijual dengan harga yang murah meriah alias terjangkau.

Berikut ini saya akan berikan contoh daftar menu yang biasanya disediakan untuk jenis warung ini :

Harga Jual

Menentukan harga jual untuk jenis warung ini bergantung pada beberapa hal. Pertama, tergantung pada harga pasaran. Kedua, bergantung pada target pembelinya. Ketiga, bergantung tempat lokasi usahanya. Anda harus melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan harga jual.

Contohnya untuk seporsi nasi uduk dengan semur telur bisa dijual dengan harga Rp 10 ribu saja. Untuk menu utama seporsi nasi uduk dan pecel ayam harga pasaran sekarang ini sekitar Rp 17 ribu. Berarti Anda sudah bisa memprediksi untuk menjual produk yang sama di sekitar harga tersebut.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah siapa target pembeli Anda. Kalau Anda menjual menu yang sama di lingkungan sekolah kampus atau pabrik, tentu harganya perlu direvisi lagi mungkin bisa sekitar Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu.

Perhatikan juga lokasi penjualan. Jika lokasi anda di kawasan yang tidak tinggi harga sewanya mungkin bisa menjual di harga pasaran. Tapi jika Anda menjual di kawasan yang bersewa tinggi tentu harus memperhitungkan lagi harga jual produknya.

Untuk di tempat yang harga sewanya tinggi contohnya lokasi yang menyewa kios, mungkin harga jualnya bisa lebih dari Rp 17 ribu seporsi. Anda dapat memasang harga jual nasi uduk dan pecel ayam sebesar Rp 20 ribu untuk tiap porsinya. Kisaran harga ini masih dianggap pas untuk lokasi yang permanen dan di luar warung tenda. Target Konsumen Tentukan siapa target pembeli sebelum Anda mulai usaha ini. Pembeli yang dijadikan target untuk usaha ini adalah orang-orang yang paling banyak mengonsumsi jenis menu makanan ini. Untuk menu makanan yang disediakan warung ini biasanya bisa dikonsumsi segala umur dan profesi mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa.

Usaha warung nasi uduk biasanya merupakan usaha dengan konsep sederhana. Tempat makan seadanya, perlengkapan yang minim dan dekorasi yang tidak variatif merupakan beberapa contoh konsep sederhana untuk jenis usaha ini. Banyak juga warung nasi uduk berkonsep warung tenda atau semi permanen yang tidak berada di dalam bangunan.

Awalnya usaha skala warung biasanya ditujukan untuk target kalangan menengah ke bawah yang memang membutuhkan makanan enak, banyak porsinya, dan murah harganya. Akan tetapi seiring waktu bila sebuah warung makan sudah dikenal akan kelezatan rasanya maka tidak menutup kemungkinan untuk didatangi oleh kalangan menengah keatas yang ingin menikmati menu masakan warung makan tersebut. Pada akhirnya usaha warung makan tidak hanya menjaring pangsa pasar menengah dan bawah tapi juga akan dapat menjaring pangsa pasar lainnya.

Lokasi Usaha

Usaha warung nasi uduk sudah tentu membutuhkan lokasi untuk menjual makanan dan tempat mengkonsumsinya. Membuka usaha ini dapat dimulai dari rumah sendiri atau menyewa lokasi di tempat lain. Memulai usaha dengan menyewa tempat lebih baik dibanding membeli tempat usaha karena tentunya akan membutuhkan modal tidak sedikit. Untuk menghemat pengeluaran modal, akan lebih baik bila menyewa terlebih dahulu.

Lakukan survei harga sewa terlebih dahulu di lokasi yang diinginkan. Kumpulkan dan catat masing-masing harga sewa kios yang akan Anda pilih, kemudian bandingkan keuntungan dan kerugian dari kios makan tersebut.

Harga kios yang lebih tinggi belum tentu lebih mahal daripada kios yang lain, biasanya harga yang lebih mahal disebabkan oleh bangunan yang lebih luas, lokasi yang lebih ramai dan dekat jalan utama ataupun kondisi bangunan yang lebih baik. Membutuhkan perhitungan yang cermat, hal ini dilakukan agar tidak kecewa karena pilihan kios yang salah dan kemahalan.

Lokasi memang menentukan keberhasilan sebuah usaha warung nasi uduk, Lokasi usaha yang strategis dan cocok merupakan hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli atau menyewa tempat usaha.

Pertimbangan pemilihan lokasi dipengaruhi oleh beberapa hal : • Dekat jalan utama atau jalan raya • Dekat pusat keramaian • Merupakan kawasan yang ramai dilalui • Dekat dengan tempat pembelian bahan baku • Merupakan kawasan makan banyak didatangi • Parkir tidak sulit • Dekat dengan banyak perumahan • Dekat dengan perkantoran, sekolah, pabrik, lokasi wisata dan sebagainya

Hal-hal di atas dapat dijadikan patokan untuk memilih lokasi yang tepat untuk usaha. Tetapi tidak seluruh patokan. Beberapa patokan saja cukup memenuhi syarat pemilihan lokasi. Sesuaikan dengan konsep usaha warung nasi uduk yang Anda inginkan.

Modal Usaha

Berapa modal yang dibutuhkan untuk usaha ini? Modal usaha umumnya digunakan untuk sewa lokasi, renovasi, dekorasi, beli peralatan masak, peralatan makan dan peralatan penjualan, bahan baku, dan beberapa biaya lainnya. Berikut ini saya akan berikan contoh perhitungan modal untuk usaha ini :

Perhitungan modal di atas tidak merupakan suatu keharusan. Jika Anda merasa perhitungan tersebut terlalu besar, Anda bisa tetap buka sesuai modal yang ada.

Ada beberapa biaya yang bisa disiasati seperti untuk sewa Anda bisa menggunakan lokasi rumah atau kenalan Anda yang bersedia dengan sistem bagi hasil.

Untuk peralatan Anda bisa gunakan dengan yang Anda miliki dahulu nanti setelah mendapatkan untung baru pelan-pelan diganti dengan yang lebih baru dan seragam. Jika semua kebutuhan usaha bisa diminimalisasi maka kebutuhan modalnya akan lebih kecil.

Cara Awal Buka Usaha

Anda sudah mantap ingin buka usaha warung nasi uduk dan pecel ayam? Jika sudah mendapat gambaran bisnisnya maka langkah berikutnya adalah bagaimana cara awal untuk buka usahanya. Berikut ini akan saya berikan langkah-langkah cara awal buka usahanya dengan penjelasan yang singkat namun bisa di aplikasikan langsung.

Langkah-langkah untuk membuka warung nasi uduk dan pecel ayam adalah sebagai berikut : 1. Tentukan Menu Masakan Tentukan menu apa saja yang akan dijual terutama selain nasi uduk dan ayam goreng dan juga minumannya. 2. Pilihlah Konsep Warung Yang Inovatif Tentukan permanen atau warung tenda. Catatlah secara terperinci konsep usahanya. Baik juga ada inovasi. Misal nasi uduk hijau atau pecel ayam digoreng dengan minyak bening ( karena biasanya minyak berwarna cokelat ) 3. Buatlah Perencanaan Usaha Membuat catatan perencanaan usaha mengenai perangkat dan fasilitas, kebutuhan usaha, kalkulasi biaya-biaya, karyawan, administrasi, pengelolaan keuangan, dan promosi. 4. Melakukan Survei Kebutuhan Usaha Survei dilakukan agar sebelumnya memiliki patokan dan perbandingan dalam kebutuhankebutuhan usaha seperti, berbagai harga patokan kebutuhan bahan baku, kebutuhan peralatan, fasilitas, lokasi, perijinan dan sebagainya 5. Persiapan Usaha Melakukan persiapan seperti merenovasi tempat, mengatur ruangan dan perabot, uji coba menu masakan, menyiapkan bahan baku dan peralatan masak juga alat makannya, mengurus izin usaha, dan menyiapkan tenaga kerja. 6. Mulai Membuka Usaha Setelah persiapan kebutuhan matang dan lengkap, usaha sudah dapat dimulai. Selamat Memulai Usaha Warung Nasi Uduk & Pecel Ayam !

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.