DARI KULIT WARNAWARNI SAMPAI ISI MELELEH

KREASI KULIT DAN ISINYA LUAR BIASA BERAGAM

Saji - - Inspirasi Usaha - TEKS MIFTAH F/INTAN Y SEPTIANI/NABILA K DHIMA & DOK. PRIBADI • VISUAL KHARISMA ONDELICIOUS (DELIVERY JAKARTA) Telp 08568758260

termasuk dalam kategori onde-onde manis. Misalnya redbean yang berisi pasta kacang merah, green tea dan pandan.

Satu lagi yang tak kalah unik adalah onde-one sesame lava. Ketika dibelah, lelehan krim kental berwarna gelap dari wijen hitam yang wangi dan manis rasanya muncul dari sajian onde-onde yang satu ini.

Selain isi beragam, kulit ondeonde juga tak kalah ramai. Misalnya onde-onde pandan kulitnya berwarna hijau, redbean berwarna merah, hingga melted cheese kulitnya berwarna kekuningan.

Kulit onde-onde yang dibuat Teguh menggunakan kombinasi tepung beras dan terigu. Hasilnya, tekstur onde-onde tidak kenyal seperti onde-onde dari tepung beras melainkan renyah dan lebih rapuh, namun rasanya tetap enak. Setiap jenis onde-onde juga dilapisi dengan biji wijen putih, kecuali rasa sesame lava yang dibalut biji wijen hitam.

Satu paket Ondelicious ini berisi 6 buah dihargai Rp 25 ribu. Ondeonde ini juga melayani pengantaran di wilayah Jakarta. Masa konsumsinya jika sudah digoreng hanya 1 hari. Namun jika disimpan dalam freezer dalam kondisi mentah, onde-onde bisa bertahan hingga 1 bulan.

KULIT ONDE-ONDE RASA KOPI HINGGA STROBERI

Pengusaha onde-onde dari Semarang, Jawa Tengah punya ondeonde kreatif yang berbeda. Bapak Alim, pemilik onde-onde bermerek Mbah Nyol justru memodifikasi kulit onde-onde agar kreasinya tak sama dengan pembuat onde-onde lainnya. Ada 6 rasa kulit ondeonde yang ditawarkan Alim. Di antaranya rasa original, cokelat, pandan, keju, kopi, dan stroberi. Kulitnya yang beraneka rasa ini membuat tampil onde-onde jadi sangat atraktif jika disandingkan bersama-sama. Mulai dari warna onde-onde original, hijau, cokelat, hitam, hingga merah muda. “Semuanya menggunakan pewarna alami,” jamin Alim.

Misalnya rasa cokelat, adonan kulit onde-onde yang berbahan dasar ketan ditambahkan bubuk cokelat. Begitu juga onde-onde kopi yang berwarna hitam, ditambahkan kopi bubuk. Sedangkan pandan menggunakan tambahan air perasan daun pandan. Selain berwarna hijau, juga membuat kulit onde-onde menjadi wangi. Lalu ada kulit ondeonde berwarna warna merah muda menggunakan perasan buah stroberi. “Khusus original dan keju menggunakan kulit ondeonde tanpa tambahan pewarna. Jadi penampilannya seperti onde-onde biasa,” sambungnya.

Untuk isinya, onde-onde buatan Alim umumnya menggunakan kacang hijau. Kecuali untuk rasa keju dan pandan, ditambahkan keju pada adonan kacang hijau. Ondeonde tanpa pengawet dan hanya bertahan selama satu hari saja pada suhu ruangan, sedangkan di dalam kulkas bisa lebih lama antara 3 – 4. Tak jarang onde-onde ini dibawa sebagai oleh-oleh. Bagi pembeli yang membawanya hingga keluar kota, Alim menyarankan untuk memanaskan onde-onde dengan cara digoreng kembali atau menggunakan microwave. Onde-onde kreatif ini larisnya bukan main dan dijual seharga Rp 3 ribu per butir.

ONDE-ONDE ISI KISMIS DAN KACANG MERAH

Peluang berbisnis onde-onde ditangkap Iqbal Kelana (24) ketika adiknya meminta dibelikan ondeonde sederhana yang tetap laku di pasaran. “Mengapa tak dicoba dengan isian berbeda?” ujarnya. Iqbal lalu mengkreasikan jajanan tradisional ini dengan mengisi ondeonde dengan aneka varian rasa. Benar saja, onde-onde kreasinya yang ia beri nama Xtraondenary membuat kue bulat bertabur wijen ini makin digemari.

Usaha yang berbasis di Yogyakarta ini menawarkan ondeonde dengan berbagai isian antara lain kacang merah dan kismis. Untuk isi kacang merah awalnya Iqbal merebus kacang merahnya selama satu jam sebelum menumbuknya sampai lembut. Setelah empuk kacang merah direbus lagi dengan menambahkan gula pasir. Hasilnya pasta kacang merah yang manis dan lembut . Lain halnya dengan isian kismis. Iqbal mencampurkan kacang hijau dan menambahkan gula pasir. Rasa kismis yang asam bersanding dengan tumbukan kacang hijau manis yang menciptakan sensasi rasa yang ramai.

Isian lembut tersebut berpadu dengan balutan kulit onde-onde yang kenyal dan tak kalah lembut. Untuk kulitnya Iqbal menggunakan tepung beras ketan yang dicampur sedikit tepung beras, dan tak lupa menambahkan tepung kentang atau kentang kukus agar adonannya tak cepat mengeras. Adonan tersebut ia beri garam agar gurih dan disiram larutan gula sebelum dipipihkan dan diberi isian pasta. Setelah ditaburi wijen, ia mencelupkan onde-onde berdiameter sekitar 4,5 cm tersebut ke dalam minyak panas dengan api yang tidak terlalu besar.

Iqbal juga menawarkan beberapa varian rasa lain seperti cokelat dan keju, juga varian rasa yang sedang digemari yakni green tea dan nutella. Yang tak kalah seru, kombinasi dua rasa dalam isian sebutir onde-onde juga bisa dipesan sesuai permintaan pembeli. Masa konsumsinya selama dua hari jika disimpan dalam suhu ruang dan dapat bertahan dua kali lebih lama jika disimpan dalam lemari pendingin.

Sebutir onde-onde isi kismis dan kacang merah seberat 40 gram ia bandrol dengan harga Rp 2.500 dan Rp 2.000 dengan minimum pembelian 10 butir. Harganya yang terjangkau dan rasanya yang bermacam-macam membuat onde-onde buatannya amat laris. Walau baru berjalan selama empat bulan, onde-onde Iqbal sudah memiliki banyak penggemar dan sering menerima pesanan. Ia memanfaatkan media sosial instagram untuk memasarkan ondeondenya.

Nah, sekarang saatnya Anda yang terjun langsung berjualan onde-onde kreatif seperti mereka. Salam sukses.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.