ROTI CANAI MODERN DENGAN GREENTEA DAN ES KRIM

Saji - - Aktual - TEKS & FOTO INTAN YS VISUAL BAYU P.

Demi menciptakan inovasi untuk kedai yang baru dibukanya pada pertengahan Juni lalu, Jevan Sadewa (29) meluncurkan roti canai dengan aneka toping di kedainya. Namun bukan canai biasa yang berlumuran kari. Apa, dong?

Gaya lebih modern dalam menikmati canai jadi konsep utama Jevan menciptakan camilan khas Timur Tengah ini. Tanpa kuah kari, Jevan dengan berani menciptaka gaya menyantap canai yang berbeda. Misalnya canai green tea. Canai buatannya disajikan setelah dipanggang dan dipotong- potong lalu diberi bubuk greentea dan siraman susu kental manis.

Tak hanya satu jenis, ada pula canai dalam pilihan toping lainnya. Misalnya dari buah. Menu ini dapat ditemui pada sajian canai durian. Buah duriannya diolah lebih dulu menjadi vla. Lalu di atas canai yang sudah dipotong- potong, vla tadi disiramkan, lengkap dengan satu skup es krim vanila. Agar tampilannya lebih cantik, di bagian atas es krim diberi buah stroberi segar.

Canai juga dijual dalam versi yang lebih modern dengan memanfaatkan merekmerek selai maupun biskuit yang tengah naik daun belakangan ini. Misalnya canai dengan toping Ovomatine, Milo, dan Oreo. Seluruh canai disajikan istimewa di atas piranti saji yang tak kalah kreatif. Yakni di atas sebuah talenan kayu yang dilapisi kertas roti. Aneka canai dijual dengan harga Rp 15 ribu sampai Rp 18 ribu per porsi.

Sejak diluncurkan di kedainya yang berkapasitas 16 orang ini, canai modern ini langsung naik daun. Penggemarnya tertarik dengan canai tipis berbentuk lingkaran bergaris tengah 15 sentimeter. Bentuknya mirip sekali dengan kulit martabak asin tanpa isi, hanya saja teksturnya lebih tebal kira- kira seperti crepe. Jadi jenis canai yang ini tidak berusar- usar seperti canai Timur Tengah.

Saat pembeli datang, canai dipanggang dan dilipat keempat sisinya hingga berbentuk segi empat. Setelah dipanggang, tekstur canai empuk dan lezat.

Nah, agar saat disajikan terasa lebih enak, Jevan memanggang roti canai di atas pan panas menggunakan 1-2 sendok margarin selama 3- 5 menit saja agar tak terlalu kering. Ia bahkan memotong- motong canainya dengan sodet saat masih berada di atas pan setelah itu baru dipindahkan ke atas piranti saji.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.