Jawaban:

Saji - - Konsultasi Ukm -

Dear Ibu Darmanti, Bahan baku dalam sebuah usaha warung makan tergantung dari jenis usahanya. Usaha warung makan Padang tentu akan berbeda dengan warung makan Jawa timur. Bahan baku untuk usaha warung disesuaikan dengan menu yang akan disediakan. Misalnya, untuk usaha Anda warung nasi ala Tegal tentu akan membutuhkan bahan baku seperti ayam, daging, tempe, kentang, aneka sayuran dan aneka bumbu segar. Biasanya masakan warung nasi ala Tegal yang jadi favorit adalah ayam goreng, orek tempe, balado kentang, tumis kacang panjang, oseng usus ayam dan sebagainya. Usaha warung makan dapat mengetahui kebutuhan bahan bakunya setelah menentukan menu masakan yang akan dijual.

Pembelian bahan baku untuk usaha warung makan dapat dilakukan dengan cara: 1. BERBELANJA DI PASAR TRADISIONAL

Warung makan yang baru memulai usaha biasanya belum membutuhkan bahan baku dalam jumlah besar. Mengingat bahan baku warung makan adalah produk yang harus segar, seperti sayuran segar, daging segar, bumbu segar dan sebagainya, maka disarankan untuk membelinya dalam jumlah terbatas terlebih dahulu. Usaha warung makan yang baru mulai belum dapat diprediksi berapa banyak pengunjung dan omsetnya sehingga belum dapat menentukan jumlah pasti bahan bakunya. Untuk menjaga kesegaran bahan baku, sebaiknya belanja secukupnya saja, agar tidak terbuang karena busuk atau tidak segar lagi.

Pemilik usaha disarankan berbelanja ke pasar tradisional untuk membeli bahan baku yang segar. Selain lebih murah, pasar tradisional dipastikan selalu menjual sayuran, buah, dan bahan lain yang segar. Hanya untuk pemilihan daging, ayam, dan ikan segar pemilik harus sedikit berhati-hati dan cermat karena terkadang ada pedagang nakal yang menjual produk daging dengan kualitas yang kurang baik.

Pasar tradisional yang dipilih untuk berbelanja adalah pasar terdekat yang menjual bahan baku terlengkap. Akan lebih baik bila berbelanja di pasar sayur grosir terdekat, pertimbangannya bila lokasi pasar dekat akan menghemat biaya transportasi 2. MENGGUNAKAN SUPPLIER Warung makan dapat pula mendapatkan bahan baku melalui supplier. Memang lebih mudah apabila menggunakan jasa supplier, tinggal pesan dan barang diantar langsung ke tempat. Tetapi, untuk usaha yang baru mulai tidak semua dapat memakai jasa supplier karena pemesanan bahan masih dalam jumlah yang terbatas sedangkan pemesanan lewat supplier mempunyai batas minimal pesanan. Untuk usaha warung makan baru, disarankan menggunakan supplier untuk bahan yang lebih awet, seperti beras, gas, gula, kecap, dan sebagainya, karena bila memesan dalam jumlah besar tidak mudah busuk dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Saran saya untuk awal usaha mulai saja dengan berbelanja di pasar tradisional tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan bahan baku secara terperinci dan lebih efisien. Jika usaha semakin ramai dan kebutuhan bahan bakunya semakin besar, Anda disarankan untuk mulai menggunakan supplier. Salam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.