Jawaban:

Saji - - Konsultasi Ukm -

Dear Ibu Ulfa

Kirimkan pertanyaan tentang segala hal yang menyangkut usaha kuliner, baik yang sudah berjalan maupun yang akan berjalan melalui faks 021 5347967 atau via emai: saji. ukm@gramedia-majalah.com

Dalam teori bisnis dikenal ada dua jenis dasar keunggulan bersaing yaitu biaya rendah (low cost) dan diferensiasi (differentiation). Semua keunggulan ini berasal dari struktur industri.

Sebuah usaha yang berhasil dengan strategi biaya rendah memiliki kemampuan dalam mendesain, produk, dan pasar yang lebih efisien dibandingkan pesaing. Sedangkan diferensiasi adalah kemampuan untuk menghasilkan barang dan jasa unik dan memiliki nilai lebih (superior value) bagi pembeli dalam bentuk kualitas produk, sifat-sifat khusus, dan bentuk pelayanan ( service)

Untuk usaha industri makanan ringan seperti yang Anda geluti sekarang ini, sudah tentu harus bisa mengaplikasikan kedua teori bisnis tersebut. Berikut ini saya akan berikan contoh penggunaan strategi bersaing tersebut dalam bisnis Anda 1. LOW COST STRATEGY

Strategi ini mengandalkan keunggulan biaya yang relatif rendah dalam menghasilkan produk. Dalam usaha industri makanan Anda perlu menghitung biaya produksi kemudian dihitung juga harga pokok produksinya. Misalnya, jika Anda menjual snack keripik Anda perlu menghitung berapa biaya produksi yang dibutuhkan untuk 1 kilogram keripik. Jika sudah menghitung biaya produksinya dan ternyata masih tinggi, Anda harus menekan biaya produksi dengan berbagai cara kreatif. Contoh menekan biaya produksi adalah melakukan pengerjaan dengan bahan baku yang efisien, pembelian dengan penyalur yang harganya bersaing, mulai menggunakan bantuan mesin industri sehingga lebih cepat dan murah . Penggunaan system dalam produksi dan operasional usaha termasuk hal yang bisa dilakukan untuk menekan biaya produksi . Dengan penekanan berbagai biaya, maka produk usaha Anda akan lebih murah biaya produksinya sehingga bisa mengungguli pesaing. 2. DIFFERENTIATION.

Keunggulan diferensiasi berasal dari kemampuan usaha untuk menghasilkan barang dan jasa yang unik dalam industri dan secara umum dihargai pembeli. Untuk usaha Anda perlu digali lagi apa saja yang dapat dikembangkan sisi difeferensiasinya dibanding pesaing Anda.

Membuat perbedaan akan produk dan usaha terlihat lebih diperhatikan. Intinya berbeda punya nilai lebih untuk menarik perhatian terutama konsumen. Diferensiasi dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, antara lain: • Diferensiasi produk Contohnya, menghasilkan produk snack yang unik dan jika bisa lain daripada yang lain. Untuk usaha keripik ada salah satu usaha yang membuat differensiasi dengan membuat level kepedasan pada keripiknya. • Diferensiasi Service Contohnya, melakukan perbedaan pada cara pelayanan pembelian ( service). Jika Anda memiliki toko sendiri, mungkin bisa membeli snack secara self service atau bisa membeli kemasan dengan desain yang berbeda, namun unik. • Diferensiasi dalam pemasaran Contohnya, melakukan pemasaran yang kreatif seperti brosur yang menarik, slogan yang mudah diingat, dan membuat paket penawaran khusus yang belum pernah.

Diferensiasi tidak hanya bisa dilakukan pada 3 hal di atas. Anda bisa menggali lagi hal apa saja dalam usaha yang perlu diangkat keunikannya. Harapannya dengan melakukan kedua strategi keunggulan bersaing di atas, produk Anda akan lebih menarik, murah, dan akan direkomendasikan pada banyak pihak. Semoga usaha Anda dapat unggul dalam persaingan bisnis, salam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.