PERSAINGAN KETAT LEWAT BUMBU MAUPUN HARGA

RAMAI-RAMAI BERJUALAN NASI BERTOPING

Saji - - Inspirasi Usaha - TEKS MIFTAH F/INTAN YS/NABILA • FOTO: MIFTAH F/INTAN YS/NABILA/DOK. PRIBADI • VISUAL KHARISMA RICE HOUR Kalbis Institute Pulomas kav. 22 Jl. Pulo Mas Selatan Telp : 087878987892 id Instagram: @ricehour_ NASI KUCING JUARA. Jl.Tanjung Duren IV No. 456,

pada nasi rasa ayam dan ikan teri. Di dalam wadah plastik berdiameter 10 sentimeter dengan volume 450 mililiter ini diisi nasi putih gurih yang di atasnya dipenuhi tempe orek, telur dadar, serundeng kelapa, tumis buncis, dan lauk utama berupa ayam suwir atau teri medan yang digoreng garing.

Satu lagi, cara mengikat selera pembeli. Menghadirkan sambal yang rasanya juara. Johan dan Ferdinand meramu sambal khusus yang memiliki 3 level kepedasan. Sambal berlevel ini memang sedang diminati masyarakat kita. Terbukti, para pembelinya senang mengaduk nasi, sambal, dan lauknya. Sehingga sambal yang juara ini terasa di lidah pada tiap suapannya.

Setiap jenis Nasi Kucing Juara dijual dengan harga Rp 20 ribu. Johan menjualnya di kedainya yang terletak di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Ia melayani pembeli mulai pukul 07.00 – 17.00 pada hari Selasa – Minggu. Juga tersedia layanan antar dengan tarif rata-rata Rp 10 ribu untuk kawasan Jakarta.

NASI TOPING AYAM SERBA 15 RIBU

Meski baru dirilis November tahun lalu, nasi toping yang dijajakan Merrylin Tahulending (23) bersama kedua temannya, Tasha dan Kevin sudah laris bukan main. Pantaslah begitu diminati, harga yang dipatok Merrylin sungguh ramah di kantong. Ia menjual semua rice bowl dengan harga Rp 15 ribu per porsi.

Tak cukup mengandalkan harga yang terjangkau, Merrylin juga menjamin cita rasa ricebowlnya enak dan berbeda dari yang lain. Rice Hour, begitu Merrylin menamai dagangannya, menawarkan nasi dengan empat varian toping yang berbeda. Yang paling sering dipesan adalah chicken spicy, yaitu ayam suwir yang ditumis bersama cabai. “Banyak konsumen yang ketagihan dengan rasa pedasnya yang khas,” ujar Merrylin.

Varian lain yang juga digemari adalah chicken teriyaki, potongan ayam yang ditumis bersama bumbu ala teriyaki. Ada juga chicken barbeque dan chicken mayo. Kedua varian ini menawarkan ayam goreng tepung yang diberi tambahan saus barbeque atau mayones. Semua varian disajikan di atas nasi putih dan diberi irisan wortel sebagai pendamping. Tak lupa taburan wijen dan daun bawang untuk menunjang tampilan agar makin menarik.

Ide berbisnis rice bowl ini muncul karena Merrylin seringkali melihat maraknya bisnis di industri kuliner dengan konsep bazaar. Menurutnya banyak

menu yang

sebenarnya dapat dibuat sendiri, namun dijual dengan harga selangit. Rice bowl yang disajikan di atas mangkuk kertas ini dapat dipesan atau datang langsung ke tokonya.

NASI TOPING CITARASA KHAS TIMUR TENGAH

Sejak muncul Mei 2015 lalu, kedai The Halal Boys pertama yang berlokasi di Jl. Hang Lekir, Jakarta Selatan, sudah mulai mencuri perhatian para pencinta kuliner. Kedai ini menyajikan nasi bertoping yang sangat unik, dengan citarasa Timur Tengah yang sangat kental. Sajian ini memberi variasi kepada para pembeli karena selama ini pengusaha nasi bertoping menggunakan citarasa Indonesia atau Asia,

Dalam mangkuk sekali pakai ukuran 500 gram diisi seporsi nasi khas

disertai toping daging domba atau ayam plus irisan daun selada segar, beberapa lembar potongan roti pita khas India, serta saus homemade yang lezat. Nasi yang disajikan adalah nasi yang dibuat dari beras basmati diolah dalam bumbu mirip kari. Rasa bawang merah, bawang putih, jahe, dan kunyitnya cukup bisa dirasakan. Tetapi uniknya, nasi ditambahkan kuning telur sehingga warnanya oranye dan tampak menarik.

Butiran berasnya masih terlihat dan utuh karena dimasak tanpa banyak air. “Untuk 1 cup beras, saya Cuma menggunakan 1/4 cup air,” kata Astrid Angeline (27) sang pemilik.

Nasi yang lezat tadi sangat pas dipadu olahan daging sapi atau ayam yang bumbu dan aromanya terasa. Maklum sebelum diolah daging sudah dimarinasi 2 jam. Untuk daging domba, digunakan daging Australia yang digiling dan dibumbui dengan bumbu kebab. Rasa jintan dan lada hitamnya cukup dominan. Sementara daging ayam diberi bumbu kari sehingga menghasilkan warna daging ayam yang kuning. Daging ayam pun digiling lebih dahulu.

Yang tak kalah menarik adalah tiga macam saus homemade-nya yang bisa dipilih pembeli. “Yang jadi favorit pembeli adalah saus putih yang rasanya asam segar, terbuat dari campuran yoghurt, soya bean, dan putih telur. Kalau saus merah, terbuat dari larutan cabai giling bubuk yang rasanya sangat pedas. Untuk saus cokelat, lebih mirip saus BBQ yang rasanya campuran antara manis, asam, dan sedikit pedas yang berasal dari lada hitam,” jelas Astrid lagi.

The Halal Boys menawarkan 3 paket menu nasi bertoping yakni Lamb Over Rice (nasi basmati bertoping daging domba), Chicken Over Rice (nasi basmati bertoping daging ayam), Half & Half Over Rice dan seporsi nasi basmati dengan toping daging domba dan ayam. Harga tiap paketnya sama, Rp 55 ribu. Untuk pesanan lebih dari 20 porsi, The Halal Boys menyediakan jasa antar untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.