SERABI GORENG BERAGAM TOPING

SOERABI KRISPI, BANDUNG

Saji - - Aktual - TEKS/FOTO INTAN YS • VISUAL BAYU P.

Orang Bandung memang terbukti sangat kreatif. Salah satu makanan khas Jawa Barat, serabi, kini tampil “glamor” berkat kreasi mantan chef hotel bintang lima. Serabinya tak sekadar diberi toping oncom atau gula merah saja. Bahkan cara penyajiannya pun sangat berbeda, lo!

Di tangan Wiwit Sugiyanto (38), yang selama ini bekerja sebagai chef di sebuah restoran besar dan hotel bintang lima di Jakarta, serabi dibuat sangat berbeda. Setelah jadi, serabi tak disajikan bersama saus, tetapi dibalur adonan cair campuran telur, air, penyedap rasa, dan tepung roti, lalu digoreng sebentar hingga bagian luar serabi berdiameter 8 cm ini terasa renyah atau krispi.

Tak heran bila ia kemudian menamai serabinya dengan merek “soerabi krispi” atau disingkat “soekri”. Serabi krispi ini kemudian disajikan bersama toping rasa manis atau asin. Soerabi kribo, Misalnya, merupakan soekri kelompok serabi asin. Terdiri dari lima pilihan toping yaitu ceker ayam asam manis, ceker balado, ceker rica, smoked beef, dan smoke beef spesial.

Ada pula soekri nyebur, yakni soekri kuah yang punya toping pilihan dari ayam kacang dan ceker balado. Untuk serabi manis, Wiwit menawarkan soekri kinca nangka, nangka kismis, shiffon mix fruit, choco cheese berry, dan tiramisu choco granule.

Untuk menikmati soekri, pengunjung bisa datang ke kedai Seorabi Krispi yang berkapasitas 28 orang ini mulai pukul 17.00 hingga pukul 22.00. Harga per serabinya beragam. Untuk soekri jadul atau hanya diberi toping sambal oncom atau gula merah, harganya Rp 6 ribu - Rp 8 ribu. Namun untuk soekri dengan toping ceker atau smoked beef, harganya mulai Rp 11 ribu hingga Rp 18 ribu.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.